https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan 2024-12-23T03:33:21+00:00 Open Journal Systems <p>Prosiding Semnas Politani Pangkep ini memuat artikel ilmiah yang dipresentasikan pada Seminar Nasional Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka Dies Natalis Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Ruang lingkup artikel yang dimuat dakam prosiding ini meliputi: Kemaritiman dan Lingkungan, Perikananan, Pertanian, Peternakan, Sains dan teknologi, Sosial Ekonomi dan Bisnis, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.</p> https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/521 Efektivitas Kamper Aromatik Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) sebagai Penolak Hama Sitophilus zeamais pada Penyimpanan Benih Jagung 2024-12-23T03:05:43+00:00 Mariani Mariani [email protected] Sriwati Malle [email protected] <p>Serangan hama kumbang bubuk <em>Sitophilus zeamais</em> pada penyimpanan benih jagung merupakan salah satu masalah yang berpotensi menurunkan kualitas dan kuantitas benih. Minyak atsiri Sereh wangi memiliki potensi pengendalian hama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas kamper aromatik minyak atsiri sereh wangi sebagai penolak hama pada penyimpanan benih jagung. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan satu faktor dengan 3 ulangan yang terdiri dari 4 aras yakni kontrol tanpa perlakuan (K), Minyak Atsiri Sereh Wangi Konsentrasi 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3) sehingga diperoleh 12 satuan percoban. Perlakuan kamper aromatik minyak atsiri sereh wangi pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% memiliki efek penolak hama (repellent) terhadap hama <em>Sitophilus zeamais</em> berturut-turut 43,17%, 56,33% dan 59,5%. Perlakuan kamper aromatik minyak atsiri sereh wangi dapat menurunkan populasi hama <em>Sitophilus zeamais</em>, pada kontrol populasi hama rata-rata sebesar 13,33 ekor mengalami penurunan dengan penambahan konsentrasi 5%, 10% dan 15% berturut-turut 11,67 ekor, 11,33 ekor dan 10 ekor. Perlakuan kamper aromatik minyak atsiri sereh wangi dapat mengurangi kemerosotan bobot benih dibandingkan dengan kontrol, pada konsentrasi 5% kemerosotan bobot benih berkurang 0,20% dan pada konsentrasi 10 dan 15% berkurang sebesar 0,24%. Hasil Uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan kamper aromatik minyak atsiri sereh wangi pada konsentrasi&nbsp; 10% dan 15% memberikan pengaruh yang signifikan (α =0,05) terhadap persentase repelensi hama <em>Sitophilus zeamais</em>.</p> 2024-12-21T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/522 Pemanfaatan Limbah Rambut Jagung dengan Formulasi Jahe dan Serai sebagai Minuman Fungsional 2024-12-23T03:05:52+00:00 Sitti Nurmiah [email protected] Reta Reta [email protected] Juliana Juliana [email protected] <p>Pengembangan minuman fungsional dengan memanfaatkan limbah jagung yang diformulasi dengan jahe dan sereh, diharapkan menjadi sumber polifenol yang dikonsumsi dalam bentuk teh celup. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar air, kadar polifenol dan organoleptik, dari formulasi minuman herbal dengan berbagai konsentrasi dari rambut jagung, jahe dan sereh.&nbsp; &nbsp;Penelitian ini diawali dengan pembuatan serbuk rambut jagung, jahe dan sereh, kemudian serbuk yang terpilih digunakan dalam pembuatan formulasi minuman dalam bentuk teh celup dengan berbagai konsentrasi dari rambut jagung, jahe dan sereh.&nbsp; &nbsp;Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua kali ulangan. Faktor pertama (A) adalah rambut jagung masing – masing 70% (A1), 60% (A2), 50% (A3). Faktor kedua (B) adalah jahe merah dan sereh masing – masing 10% (B1), 20% (B2), 30% (B3). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA) dan uji lanjut menggunakan uji Duncan pada taraf 5%. Pengaruh perlakuan rambut jagung yang diformulasi jahe merah dan sereh pada teh herbal berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar polifenol. Mutu terbaik teh herbal rambut jagung dari pengujian kimia (kadar air dan kadar polifenol) dan uji organoleptik diperoleh pada perlakuan A1B3 yaitu rambut jagung 70% dan jahe merah &amp; serai 30% dengan kadar air 4.89%, dan kadar polifenol 142.73 mg GAE/100 (14,2%), dan skor warna, aroma dan rasa yang disukai.</p> 2024-12-21T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/523 Analisis Kualitas Organoleptik Kopi Robusta yang Difermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat Lactobacillus plantarum HL-15 2024-12-23T03:06:02+00:00 St Chadijah [email protected] Nildayanti Nildayanti [email protected] Sri Muliani [email protected] <p>Kopi merupakan komuditi yang paling banyak diminati, seiring perkembangan zaman budaya minum kopi telah bergeser menjadi gaya hidup atau <em>lifestyle. </em>Rasanya yang pahit cenderung kurang diminati oleh kaula muda. Salah satu kopi yang memiliki rasa yang pahit dan asam adalah robusta. Untuk memenuhi permintaan konsumen kopi yang berkualitas tinggi dan ramah bagi lambung maka dilakukan penelitian dengan metode fermentasi menggunakan bakteri asam laktat <em>Lactobacillus plantarum HL-15. </em>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengujian cita rasa (<em>cupping test)</em> secara organoleptik yang dilakukan oleh 3 orang panelis terlatih. Parameter penelitian ini meliputi pengujian organoleptic seperti aroma, flafor, keasaman, <em>body</em> dan <em>overall</em>. Percobaan terbaik yang dihasilkan dari penelitian kopi yang difermentasi dengan isolat <em>Lactobacillus plantarum HL-15 </em>yakni fermentasi selama 16 jam, yaitu untuk aroma 22,5, Flavor 24,4, acidity 21,5, body 22,5 dan overall 22,3.</p> 2024-12-21T13:22:51+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/524 Pengaruh Pemberian Tanaman Air Gosse-Gosse (Cerathophylum demersum) Terhadap Kualitas Telur Itik 2024-12-23T03:06:09+00:00 Harifuddin Harifuddin [email protected] Nurjannah Bando [email protected] Basri Basri [email protected] <p>Teknologi pengolahan hama tambak berpotensi digunakan dalam menyediakan pakan berkalitas di Kabupaten Pangkep. Hama tambak sebagai pakan ternak itik membuka peluang bagi peternak untuk melakukan pemeliharaan secara intensif. Penggunaan hama tambak sebagai subtitusi untuk pakan ternak itik dapat meningkatkan produksi telur, memperbaiki kualitas telur serta meningkatkan pertambahan bobot badan ternak itik. Produksi gosse di Kabupaten Pangkajene Kepulauan adalah 4,978 ton /ha bahan kering (BK). Produksi tersebut mampu mendukung kebutuhan pakan itik 306 ekor. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh subtitusi pakan komersil menggunakan hama tambak terhadap kualitas eksternal telur itik. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 3 perlakuan, dan 4 ulangan. Penelitian ini menggunakan 24 ekor itik dengan 2 ekor dalam setiap unit percobaan. Susunan perlakuan yaitu P0= 100% pakan komersil, P1 = 50% pakan komersil + 50% hama tambak. P2 = 100% Hama tambak. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu berat telur, Panjang telur dan lebar telur.&nbsp; Subtitusi pakan komersil menggunakan hama tambak memberikan pengaruh yang nyata (P&lt;0,05) terhadap berat telut. Panjang dan lebar telur tidak dipengaruhi (P&gt;0,05) oleh subtitusi pakan komersil menggunakan hama tambak. Kesimpulan dari peneltian ini adalah subtitusi pakan komersil dengan menggunakan hama tambak terbaik pada perlakuan P1= 50% pakan komersil + 50% hama tambak.</p> 2024-12-21T13:24:29+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/525 Kualitas Fisik dan Kecernaan in Vitro Silase Tongkol Jagung yang Ditambahkan Azolla pinnata sebagai Pakan Ruminansia 2024-12-23T03:06:19+00:00 Fitriani Fitriani [email protected] Fitriana Akhsan [email protected] <p>Hasil sampingan pertanian merupakan bahan yang mudah diperoleh dan melimpah serta dapat dijadikan sebagai pakan ternak alternatif seperti tongkol jagung. Nilai nutrisi dari tongkol jagung sangat rendah sehingga&nbsp; dalam&nbsp; pemanfaatannya&nbsp; perlu ditambahkan dengan pakan yang mempunyai nilai nutrisi yang baik. Adapun bahan pakan yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan mudah diperoleh yaitu <em>Azolla pinnata</em>. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas fisik silase pakan komplit yang ditambahkan dengan <em>Azolla pinnata. </em>Penelitian&nbsp; menggunakan&nbsp; metode&nbsp; eksperimen&nbsp; dengan&nbsp; Rancangan&nbsp; Acak&nbsp; Lengkap dengan&nbsp; empat perlakuan P1 (15%), P2 (20%), P3 (25%), P4 (30%)&nbsp; dan&nbsp; diulang&nbsp; sebanyak tiga&nbsp; kali&nbsp; sehingga&nbsp; terdapat&nbsp; 12&nbsp; unit&nbsp; percobaan. Peubah yang&nbsp; diamati&nbsp; untuk&nbsp; melihat&nbsp; respon&nbsp; terhadap&nbsp; perlakuan yang&nbsp; diberikan&nbsp; adalah&nbsp; kualitas fisik silase tongkol jagung yang meliputi nilai pH, warna dan aroma dengan penambahan <em>Azolla pinnata. </em>Hasil&nbsp; analisis&nbsp; ragam pakan&nbsp; komplit&nbsp; berbasis&nbsp; tongkol&nbsp; jagung&nbsp; dengan&nbsp; penambahan <em>Azolla pinnata</em> sebagai&nbsp; pakan&nbsp; ternak&nbsp; ruminansia tidak berpengaruh nyata (P&lt;0,05) terhadap kualitas fisik silase (warna, aroma dan nilai pH).</p> 2024-12-21T13:25:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/526 Analisis Rantai Nilai Jeruk Keprok (Citrus reticulata B.) di Kabupaten Kepulauan Selayar 2024-12-23T03:06:27+00:00 Ilham Ahmad [email protected] Rahmaniar Rahmaniar [email protected] Putri Andari [email protected] Eric Prawitno [email protected] Muhammad Jurhadi Kadir [email protected] <p>Produksi dan pemasaran jeruk keprok telah berkembang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, usaha jeruk keprok di Kabupaten Kepulauan Selayar, yang merupakan produsen jeruk keprok yang di provinsi Sulawesi Selatan, belum bisa berkembang. Tujuan penelitian ini adalah: mengembangkan dan menganalisis peta rantai nilai jeruk keprok di daerah Kabupaten Kepulauan Selayar; menganalisis peluang dan kendala yang penting; dan merekomendasikan kebijakan dan program untuk intervensi pemerintah. Pendekatan analisis rantai nilai digunakan dalam penelitian ini untuk memberikan arahan pertumbuhan dan pengembangan industri jeruk keprok dengan menganalisis peluang dan hambatan, mengidentifikasi intervensi yang layak, merumuskan strategi dan menetapkan arah daya saing berdasarkan dorongan pengembangan pelaku usaha, dan pemangku kepentingan. Analisis rantai nilai untuk jeruk keprok menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara pribadi dengan para pelaku dalam rantai pasok yang terdiri dari produsen jeruk keprok, pembeli, pengolah, anggota koperasi, dan pemimpin petani. Kuesioner yang dipandu oleh peneliti, digunakan untuk mendapatkan informasi dari petani, pedagang, pengecer, pengolah dan pemangku kepentingan seperti unit pemerintah, koperasi dan bisnis swasta. Data sekunder diperoleh dari unit pemerintah daerah dan lembaga lain yang terlibat dalam industri jeruk keprok. Informasi ini digunakan untuk menentukan tren produksi, pasar, dan harga. Intervensi yang direkomendasikan adalah pengembangan kemampuan asosiasi petani, membentuk petani ke dalam klaster produksi untuk praktik produksi dan pemasaran yang terstandardisasi dan manajemen dengan menggunakan paket teknologi, dan Research &amp; Development yang berkesinambungan untuk meningkatkan rantai nilai jeruk keprok dari penyediaan input hingga praktik pasca panen.</p> 2024-12-21T13:27:37+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/527 Kandungan Gula dan Pati pada Tanaman Rumput Tropis dan Hubungannya terhadap Utilisasi Nutrien secara In Vitro 2024-12-23T03:06:39+00:00 Nevyani Asikin [email protected] Subhan Subhan [email protected] <p>Pakan ternak ruminansia sebagian besar terdiri dari hijauan yang mengandung karbohidrat struktural berupa serat kasar (hemiselulosa dan selulosa) dan karbohidrat <em>non</em> struktural (gula, pati) yang mudah terfermentasi menjadi <em>Volatile Fatty Acids</em> (VFA), CH<sub>4</sub> dan CO<sub>2</sub>. VFA merupakan sumber energi metabolisme penting bagi ternak ruminansia dan sumber rantai karbon untuk sintesis mikroba karena VFA mampu memasok 55-60% dari energi yang dibutuhkan oleh ternak. Gula dan Pati dalam tanaman pakan merupakan komponen penting yang berfungsi sebagai sumber energi. Kandungan gula dan pati pada tanaman secara tidak langsung memberikan informasi mengenai kecernaan suatu bahan pakan. Namun, kajian gula dan pati pada tanaman rumput tropis di Indonesia&nbsp; belum menyeluruh. Oleh karena itu, perlu adanya suatu studi yang memberikan gambaran pemetaan kontribusi gula dan pati&nbsp; pada kecernaan <em>in vitro</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara gula dan pati pada beberapa rumput tropis terhadap kecernaan dan karakteristik fermentasi <em>in vitro</em>.&nbsp; Gula dan pati dianalisis berdasarkan metode antrone dan hidrolisis asam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Ada tiga perlakuan yang diuji dalam penelitian ini, yakni <em>Pennisetum purpureum</em> (T1)<em>, </em><em>Panicum maximum var.gatton </em>(T2), dan <em>Brachiaria decumbens</em> (T3)<em>. </em>Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah kecernaan bahan kering (DMDi), kecernaan bahan organik (OMDi), dan produksi gas metan. Data diuji menggunakan analisis varians (ANOVA), jika ada perbedaan nyata yang dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasilnya menunjukkan bahwa gula dan pati berkorelasi positif dengan semua parameter dan dapat menjadi indikator untuk fermentasi nutrien secara <em>in vitro</em></p> 2024-12-21T13:29:12+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/528 Kualitas Fisik Telur Ayam Ras yang Beredar di Pasar Tradisional Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:06:50+00:00 Yuliani Suparmin [email protected] Risha Catra Pradhany [email protected] <p>Telur merupakan bahan makanan yang mengandung protein, lemak, mineral, dan nutrisi esensial yang baik untuk tubuh, selain itu harganya yang murah menjadikan bahan makanan ini dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Salah satu kelemahan produk peternakan ini adalah daya simpan yang relatif pendek sehingga memerlukan perlakuan khusus mulai dari pra panen hingga pasca panen. Kualitas telur dapat menurun seiring dengan waktu penyimpanan yang bertambah lama. Pengetahuan untuk membedakan kuallitas telur yang dibeli serta cara penyimpanan telur yang baik sangat penting untuk diketahui agar telur tang dikonsumsi selalu terjamin kualitasnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2024. Pengambilan sampel telur ayam ras dilakukan pada beberapa pasar tradisional di Kabupaten Pangkep dan pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Terpadu Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Parameter yang diamati dari meperiksaan kualitas telur antara lain meliputi bobot telur, indeks putih telur, indeks kuning telur, nilai <em>haugh unit </em>(HU), warna kuning telur, dan pH. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil pengujian kualitas fisik telur ayam menunjukkan bahwa telur yang beredar di pasar tradisional Kabupaten Pangkep tergolong baik, segar, aman, dan layak untuk dikonsumsi. Hal ini terlihat dari nilai bobot telur, indeks putih telur, indeks kuning telur, nilai HU, warna kuning telur, dan pH telur tergolong dalam rentang yang normal dan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).</p> 2024-12-21T13:30:31+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/529 Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa terhadap Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) Kedatangan Kapal Perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi 2024-12-23T03:06:59+00:00 Sri Rahayu Amelia [email protected] Syamsul Marlin Amir [email protected] Shidik Burhani [email protected] <p>Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi adalah pelabuhan yang termasuk pelabuhan perikanan tipe B yang mempunyai tugas memberikan pelayanan di pelabuhan perikanan. Syahbandar di pelabuhan perikanan adalah pejabat pemerintah yang ditempatkan secara khusus di pelabuhan perikanan untuk pengurusan administratif dan menjalankan fungsi menjaga keselamatan pelayaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap surat tanda bukti lapor (STBL) kedatangan kapal perikanan di PPN Prigi dan menganalisis atribut yang perlu ditingkatkan kinerjanya dalam rangka meningkatkan pelayanan STBL kedatangan kapal di PPN Prigi. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna layanan jasa STBL kedatangan kapal yaitu agen, pemilik kapal, dan nakhoda dengan jumlah armada 611 kapal dan sampel sebanyak 86 responden dihitung dengan metode slovin. Pengambilan sampel menggunakan metode Insidental sampling dan dianalisis menggunakan Custemer Statisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Data primer dikumpulkan dengan cara menyebar kuesioner dan observasi. Data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan, SOP dan data STBL kedatangan kapal. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap STBL kedatangan kapal adalah 84,68% (sangat puas). Atribut yang perlu ditingkatkan kinerjanya adalah 1) lamanya waktu pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan oleh petugas petugas pelayanan ditetapkan dan 2) kesediaan petugas pelayanan untuk menerima keluhan pengguna jasa. Kesimpulannya, meskipun tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap STBL kedatangan kapal di PPN Prigi secara keseluruhan tinggi, masih ada beberapa atribut yang perlu diperhatikan lebih, terutama terkait dengan kecepatan pelayanan dan kesediaan petugas dalam menerima keluhan.</p> 2024-12-21T13:31:50+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/530 Analisis Pengelolaan Pakan di Panti Pembenihan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei Boone) 2024-12-23T03:07:12+00:00 Ridwan Ridwan [email protected] Ilham Ilham [email protected] <p>Udang vaname saat ini merupakan spesies hewan akuakultur yang paling banyak dibudidayakan dan diproduksi di dunia, paling berharga dan diperdagangkan secara internasional. Produksi udang vaname secara intesif dan super intensif membutuhkan suplai benih yang berkualitas dari panti pembenihan. Produktivitas panti pembenihan baik secara kuantitas maupun kualitas sangat ditentukan oleh pengelolaan pakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil dan kinerja pengelolaan pakan induk dan larva pada pembenihan udang vaname. Penelitian tersebut dilakukan di dua unit pembenihan udang vaname skala besar yang terletak di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan studi literatur kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pakan induk dan larva meliputi pemilihan jenis, penyiapan, pemberian dan monitoring tingkat konsumsi pakan. Pengelolaan pakan induk dan larva pada pembenihan udang vaname secara umum menunjukkan kinerja yang baik berdasarkan parameter yang diamati yaitu maturation rate 12.5%, mating rate 49,08%, spawning rate 100%, fekunditas 273.560 butir/ekor, hatching rate 90,75%, produktivitas induk 248.614 naupli/ekor induk, tingkat kelangsungan hidup PL<sub>10</sub> 52%, kebutuhan pakan segar/hidup untuk induk 2.73 kg/juta naupli dan kebutuhan pakan larva masing-masing <em>Chaetoceros</em> sp - <em>Thalassiosira</em> sp 590x10<sup>3</sup> sel/mL, pakan buatan 7.2 kg dan kista Artemia 3 kg per 1 juta PL<sub>10</sub>.</p> 2024-12-21T13:33:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/531 Posisi Pemasangan Alat Penapis Ikan (API) di Kantung Jaring terhadap Tingkat Kelolosan Juvenil pada Jaring Tarik di Pancana 2024-12-23T03:07:20+00:00 Widodo Basuki [email protected] Sultan Alam [email protected] Salman Salman [email protected] Anita Sari [email protected] <p>Tujuan penelitian adalah untuk menguji&nbsp; posisi pemasangan API (Alat Penapis Ikan) – tipe V&nbsp; pada ½ dan ¾ Ø lingkaran kantung jaring terhadap kelolosan juvenil, CPUE, komposisi biomas serta&nbsp; sebaran ukuran panjang ikan yang tertangkap pada jarring tarik (padenreng). Hasil penelitian menunjukkan hasil tangkapan dominan adalah: ikan Kuniran (<em>Upeneus</em> sp) &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;(42 %), Peperek (<em>Leiognathus</em> sp) (22,5 %), Kurisi (<em>Nemipterus</em> sp) (13,5 %), Gabus laut (<em>Platychepalus</em> sp) (7,5 %), Layur (<em>Trichiurus</em> sp) (6,5 %) dan jenis lainnya 8 %. Rata-rata CPUE adalah 44,65 kg/haulling dengan kelolosan juvenil pada posisi pemasangan API di ½ Ø&nbsp; lingkar kantung jaring adalah&nbsp; 16,4 % sedangkan pada posisi pemasangan ¾ Ø menghasilkan tingkat kelolosan 22,4 %. Hubungan panjang total ikan&nbsp; terhadap ketebalan tubuh ikan pada ikan Kuniran (<em>Upeneus</em> sp) adalah y = 0.127x - 0.518, dengan&nbsp; R2 = 0.85, sedangkan untuk ikan Kurisi (<em>Nemipterus</em> sp) adalah y = 0,145 x - 0.525, dengan R2 = 0.85. Hasil analisa statistic (<em>independent sample t test</em>) terhadap kelolosan hasil tangkapan pada posisi pemasangan API di ½ Ø&nbsp; dan ¾ Ø lingkar kantung jaring menunjukan t hitung (6,028) &gt; t tabel (2,10092)&nbsp; dengan nilai sig dari dua perlakuan &gt; 0,05 (distribusi normal). Hal ini mengidentifikasi bahwa pada posisi pemasangan API di ¾ Ø lingkar kantung jaring dapat meloloskan juvenile&nbsp; lebih banyak daripada di posisi ½ Ø lingkar kantung jaring.</p> 2024-12-21T13:35:08+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/532 Fleksibilitas Tindak Tutur Direktif dalam Interaksi Praktik di Laboratorium Jurusan Teknologi Kemaritiman Politeknik Pertanian Negeri Pangkep 2024-12-23T03:07:29+00:00 Eka Aprilya Handayani [email protected] Asti Sugiarti Sonodiharjo [email protected] Usman Laonta [email protected] <p>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan fleksibilitas tindak tutur direktif dalam interaksi praktik di Laboratorium Jurusan Teknologi Kemaritiman Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Dalam penelitian deskriptif kualitatif, peneliti menjadi sumber data primer karena data dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan. Dalam penelitian ini, data primer yang diperoleh peneliti adalah hasil observasi atau pengamatan langsung. Responden atau informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa vokasional di Jurusan Teknologi Kemaritiman Politani Pangkep, terdiri dari Prodi D-3 Penangkapan Ikan, D-3 Teknik Kelautan, dan D-4 Pengelolaan Pelabuhan Perikanan. Data penelitian berupa tuturan yang diproduksi dalam peristiwa tutur dengan konteks pembelajaran praktik di Laboratorium. Untuk memperoleh data tersebut digunakan metode observasi dengan teknik inventarisasi, simak bebas libat cakap, sadap, dan rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa menggunakan campuran antara bahasa baku dan tidak baku dalam komunikasi sehari-hari, yang mencerminkan suasana akrab dan santai. Tindak tutur direktif yang digunakan mahasiswa terdiri dari berbagai jenis, termasuk perintah, permintaan, ajakan, nasihat, kritikan, dan larangan. Setiap jenis tindak tutur memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran di laboratorium: 1) Perintah dan larangan berfungsi untuk mengarahkan dan menjaga keselamatan selama praktik; 2) Permintaan dan ajakan menciptakan kolaborasi dan partisipasi aktif antara dosen dan mahasiswa; 3) Nasihat dan kritikan membantu mahasiswa memperbaiki kinerja dan meningkatkan kesadaran akan prosedur yang benar. Komunikasi yang efektif melalui ragam bahasa dan tindak tutur direktif dapat meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa dan memfasilitasi keberhasilan praktikum.</p> 2024-12-21T13:37:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/533 Analisis Aspek Hidro-Oseanografi dan Kualitas Air Laut pada Rencana Pembangunan Dermaga dan Kolam Labuh Bentengnge di Kabupaten Bulukumba 2024-12-23T03:07:43+00:00 Hildayani Hildayani [email protected] Muhammad Nadir [email protected] Andi Imran Anshari [email protected] <p>Informasi karakteristik hidrooceanografi perairan dibutuhkan dalam perencanaan dermaga dan kolam labuh. Kinerja dari karakteristik hidro oceanografi perairan akan memberikan besaran tinggi dan perioda gelombang serta arah arus serta jenis pasang surut yang terjadi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi awal lingkungan dari aspek hidro-oseanografi pada rencana pembangunan dermaga dan kolam labuh Bentengnge agar dapat mengetahui kelayakan lokasi lingkungannya. Metode penelitian adalah metode survei pengumpulan data yaitu pasang surut, arus air laut dan bathimetri. Pengamatan pasang surut dilakukan dengan pengukuran perubahan tinggi muka air selama 15 hari interval pencatatan 1 jam, pengukuran arus di lokasi menggunakan <em>Current Meter</em> CEM Alec Electronic, bathimetri digunakan GPS, echosounder Garmin dan perahu. Tipe pasang surut di lokasi adalah pasut campuran, condong harian ganda (<em>mixed tide prevailing semidiurnal</em>). Dalam 1 hari terjadi 2 kali air pasang dan 2 kali air surut. Lokasi memiliki 2 arah dominan pasang dan surut. Saat air menuju pasang arus akan bergerak ke barat, sedangkan saat keadaan menuju surut arus bergerak ke arah timur. Kondisi arus saat pasang perbani maupun purnama terlihat memiliki perbadaan dari segi kecepatan arus. Saat pasang perbani, kecepatan arus sekitar 0,07 m/s, pasang purnama mencapai sekitar 0,14 m/s. Kontur batimetri relatif landai, kedalaman pada areal terdalam mencapai lebih dari 40 meter. Kedalaman pada lokasi dermaga adalah kurang dari 8 meter. Berdasarkan pada data hidrooceanografi tersebut, lokasi dinyatakan layak untuk dilakukan pembangunan dermaga dan kolam labuh, namun akan terjadi sedimentasi akibat pembangunan<em> causeway</em> yaitu pada sisi barat <em>causeway </em>terjadi penumpukan sedimen, sementara pada sisi timur terjadi penurunan elevasi <em>bed level</em>.</p> 2024-12-21T13:44:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/534 Analisis Perubahan Garis Pantai Mandalle Kabupaten Pangkep Menggunakan Citra Satelit 2024-12-23T03:07:54+00:00 Irwan irwan [email protected] Syatir Suaib [email protected] <p>Garis pantai Mandalle merupakan kawasan pendidikan, pemukiman dan lahan tambak perikanan. Pantai Mandalle merupakan pantai berpasir dan rentan mengalami abrasi. Seiring dengan gelombang dan arus yang datang secara terus menerus tentu akan mengikis garis pantai dan hal ini akan mengancam keberadaan fasilitas pendidikan, lahan tambak dan pemukiman penduduk nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola perubahan garis Pantai Mandalle menggunakan hasil penampakan citra satelit sehingga dapat diidentifikasi titik-titik mana saja yang mengalami abrasi dan sedimentasi. Metode penelitian ini dilakukan dengan digitasi garis pantai menggunakan citra satelit yang berada pada aplikasi historical imagery google earth. Garis pantai yang didigitasi adalah batas pasang tertinggi pada pantai setiap tahunnya sepanjang 1200 meter. Tahap kedua adalah mengidentifikasi daerah/titik” yang mengalami abrasi dan sedimetasi. Tahap terakhir menghitung luasan yang mengalami abrasi dan sedimentasi. Dari hasil pengukuran didapatkan bagian selatan rata-rata garis pantai sebelah selatan (STA 800 sampai STA 1200) mengalami abrasi namun kemundurannya hanya 2-3 meter setelah itu menjadi stagnan karena adanya bukit-bukit batu sebagai peredam energi gelombang. Sedangkan garis pantai sebelah utara (STA 0 sampai STA 600) rata-rata mengalami sedimentasi yang sedimennya didapatkan dari garis pantai yang mengalami abrasi sebelah selatan. Hal ini juga menyebabkan garis pantai yang berada di sebelah utara banyak ditumbuhi oleh pohon mangrove yang subur karena mendapatkan unsur hara dari sedimen. Luas area yang mengalami abrasi 90.197 m2 adalah sedangkan luas areal yang mengalami sedimetasi adalah 73.326 m2.</p> 2024-12-21T14:20:58+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/535 Komparasi Kriteria Teknis dan Operasional Klasifikasi Kelas Pelabuhan Perikanan di Indonesia Berdasarkan PP No. 27/2021 dan PERMEN KP No. PER.08/MEN/2012 2024-12-23T03:08:05+00:00 Shidik Burhani [email protected] Syamsul Marlin Amir [email protected] Alim Budiman [email protected] <p>Pelabuhan perikanan di Indonesia memainkan peran penting dalam memperkuat perekonomian maritim nasional dengan menjadi pusat pendaratan, penyimpanan, dan distribusi hasil perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kriteria teknis dan operasional dalam penentuan kelas pelabuhan perikanan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.08/MEN/2012. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, dengan memanfaatkan data sekunder dari peraturan dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2021 memberikan fleksibilitas lebih pada pelabuhan kecil seperti Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) terkait standar minimum tonase kapal, panjang dermaga, dan volume ikan yang didaratkan. Hal ini memungkinkan pelabuhan-pelabuhan tersebut beradaptasi dengan kebutuhan lokal tanpa menurunkan efisiensi operasional. Di sisi lain, pelabuhan utama seperti Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) tetap mempertahankan standar tinggi untuk mendukung kegiatan ekspor dan pengolahan perikanan, guna meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Perubahan ini memungkinkan pelabuhan di Indonesia untuk berfungsi lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan domestik dan internasional. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan fasilitas ekspor pada pelabuhan utama dan pemantauan pelaksanaan standar fleksibel di pelabuhan kecil, agar kelonggaran yang diberikan tetap mendukung produktivitas pelabuhan secara keseluruhan. Peraturan Pemerintah No. 27/2021 lebih adaptif terhadap kebutuhan lokal, sementara mempertahankan peran strategis pelabuhan utama.</p> 2024-12-21T14:22:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/536 Analisis Faktor-Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Ayam Broiler di Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:08:16+00:00 Aminata Sukriyah [email protected] Anita Sari [email protected] Windawati Alwi [email protected] <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor ekonomi yang memiliki kontribusi signifikan terhadap fluktuasi harga ayam broiler dan untuk mengetahui praktik-praktik manajemen yang diterapkan oleh peternak ayam broiler di Kabupaten Pangkep untuk menjaga keberlanjutan usaha mereka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Agustus 2024 di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor ekonomi yang mempengaruhi harga ayam broiler adalah (1) fluktuasi biaya produksi diantaranya harga DOC dan harga bahan pokok pakan yang tidak stabil secara parsial berpengaruh terhadap penentuan harga ayam broiler, (2) Kenaikan permintaan daging ayam broiler di pasar domestik menjelang hari raya besar secara parsial berpengaruh terhadap harga ayam broiler. Sementara itu, faktor kondisi cuaca ekstrim seperti musim kemarau panjang atau banjir, faktor wabah penyakit dan kebijakan Pemerintah juga menjadi pertimbangan penting dalam memastikan keberlangsungan usaha peternakan ayam broiler di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Faktor-faktor tersebut memiliki korelasi yang sangat kuat dan membentuk suatu sistem yang kompleks. Interaksi beberapa faktor dapat menghasilkan dampak yang tidak terduga. Fluktuasi biaya produksi, permintaan konsumen, faktor cuaca, wabah penyakit dan kebijakan Pemerintah berpengaruh secara simultan terhadap harga ayam broiler. Penting bagi para pelaku industri peternakan ayam broiler untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga agar dapat menjaga profitabilitas untuk keberlanjutan usaha.</p> 2024-12-21T14:23:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/537 Ilmu Tajwid Dalam Metode Talqin dan Metode Qira’ati Mahasiswa dalam Al-Qur’an di Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan 2024-12-23T03:33:21+00:00 Faisal Jafar [email protected] Sabaruddin Sabaruddin [email protected] <p>Penelitian ini memuat ruang lingkup social yang harapkan dapat memberikan kontribusi terhadap para mahasiswa politeknik pertanian negeri pangkajene kepulauan pada umumnya dalam sistem pembelajaran tajwid dalam al-qur’an pada khususnya di politeknik pertanian negeri pangkajene kepulauan, bahwasanya sangat diperlukan pengetahuan tajwid khususnya mahasiswa dalam memahami <em>makharijul al-huruf, siftul huruf, ahkamul huruf, dan ahkamul mad wal qoshar.</em> Penelitian ini di laksanakan dari bulan maret sampai agustus 2024 Di Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene&nbsp; kepulauan. Sasaran penelitian teknologi produksi tanaman pertanian, pengelolaan pelabuhan perikanan, penagkapan ikan, dan teknologi budidaya perikanan <em>PPNP</em>. Hasil penelitian Memahami tentang <em>Makharijul al-Huruf, Siftul Huruf, Ahkamul Huruf, Ahkamul Mad wal Qoshar </em>dalam ilmu tajwid melalui metode talqin dan qiraati pada mahasiswa jurusan/prodi teknologi produksi tanaman pertanian, pengelolaan pelabuhan perikanan, penagkapan ikan, dan teknologi budidaya perikanan <em>PPNP </em>yang menghasilkan rekapitulasi penelitian perbandingan skor aktual dan skor ideal ilmu tajwid dalam metode talqin dan metode qira’ati mahasiswa jurusan/prodi TPTP, PPP, PI, TBP dalam al-qur’an sebanyak 2.325 artinya, angka berada pada posisi rendah menunjukkan posisi yang rendah, yang secara kesimpulan kurang adanya minat belajar tajwid.</p> 2024-12-21T14:30:06+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/538 Analisis Pendapatan Pembenihan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinu Var) di Pokdakan Santarie di Kabupaten Pangkajene Kepulauan 2024-12-23T03:08:35+00:00 Ilyas Ilyas [email protected] Muhammad Ridwan [email protected] Abdullah Abdullah [email protected] <p>Ikan lele (<em>Clarias Gariepinu Var</em>) merupakan salah satu komuditas perikanan air tawar yang banyak dibudidayakan di Indonesia khususnya di Pankajene Kepulauan karna permintaannya terus meningkat setiap tahunnya. Ikan lele ini memiliki rasa yang enak , harga relatif murah, kandungan gizi yang tinggi, pertumbuhan cepat, mudah berkembang biak, toleran terhadap mutu air yang kurang baik, relatif&nbsp; tahan terhadap penyakit dan dapat di pelihara hampir semua wadah bubidaya untuk dikonsumsi masyarakat indonesia. Komuditi ini membuat ikan lele memiliki prospek yang sangat menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jualnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total biaya dari usaha pembenihan ikan lele sangkuriang di Pokdakan Santarie dan untuk mengetahui total pendapatan yang diperoleh dari hasil budidaya ikan lele sangkuriang di Pokdakan Santarie, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menunjukan bahwa modal investasi yang digunakan oleh pokdakan santarie sebesar Rp. 335,250,000. Biaya tetap yang digunakan oleh pokdakan santarie sebesar Rp. 6,398,899 dan biaya Variabel (<em>variable cost</em>) yaitu biaya yang jumlahnya berubah menurut perubahan volume produksi yang dihasilkan adapun total biaya variabel yang digunakan oleh pokdakan santarie sebesar Rp. 4,163,333. Sehingga diperoleh total biaya yaitu 10,562,232. Dengan jumlah total penerimaannya untuk satu kali produksi yaitu Rp. 25,000,000. Dan jumlah perdapatan bersih untuk satu kali produksi yaitu Rp. 14,437,768.</p> 2024-12-21T14:31:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/539 Analisis Pendapatan dan Margin Pemasaran Benur Udang Vannamei (Litopenaeus vanamei) pada Usaha Pembenihan Skala Rumah Tangga (Backyard) di Kabupaten Barru 2024-12-23T03:08:45+00:00 Andi Rusdi Walinono [email protected] Sulkifli Sulkifli [email protected] Yusri Muhammad Yusuf [email protected] <p>Kabupaten Barru memiliki potensi sumberdaya yang besar di sektor kelautan dan perikanan salah satu diantaranya adalah budidaya tambak seluas 3.500 Ha dan telah dimanfaatkan untuk tambak sekitar 2.623 ha. Jumlah total produksi tambak 5.287,65 ton.&nbsp; Berarti jumlah Produksi yang diperoleh rata-rata 2,015 kg/ha. Persentase penggunaannya baru mencapai 0,09 %. Penelitian bertujuan :(1).Menganalisis Pendapatan dan RC Ratio Pembenihan Udang vanamei skala rumah tangga.(2). Mengetahui dan menganalisis Margin, Keuntungan, BEP, Saluran distribusi dan Efisiensi Pemasaran pada pembenihan udang vanamei. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Balusu Kabupaten Barru mulai bulan April – Nopember 2024. Pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 40 responden yang terdiri dari 25 orang pemilik Backyard, 5 orang pengumpul dan 10 pedagang pengecer. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis R/C ratio, Margin, Keuntungan, BEP dan efisiensi saluran distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang tertinggi pada skala produksi 2,9-3,5 juta ekor dengan pendapatan Rp. 48.672.503 per siklus, nilai R/C ratio 2,84; disusul oleh skala produksi 2,2-2,8 juta ekor dengan pendapatan Rp. 38.600.003 per siklus, nilai R/C ratio 2,56 serta yang terendah skala produksi 1,5-2,1 juta ekor dengan pendapatan Rp. 28.643.057 nilai R/C ratio 2,34 Terdapat dua Saluran pemasaran benur yaitu : (1) Backyard pedagang pengumpul ke konsumen, (2) Backyard ke pedagang pengencer ke konsumen. Lembaga pemasaran yang memperoleh Margin pemasaran terbesar yakni pedagang pengecer atau penggelondong sebesar Rp.25 per ekor serta saluran pemasaran yang paling rendah pada proses pemasaran benur di Kabupaten Barru yakni saluran pemasaran I dengan tingkat efisiensi 77%.</p> 2024-12-21T14:33:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/540 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Pola Intensif di Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:08:57+00:00 Megawati Megawati [email protected] Nur Alam Kasim [email protected] Wahyuni Zam [email protected] Rasda Rasda [email protected] <p>Udang Vaname (<em>Litopenaeus&nbsp; vannamei</em>), salah satu komoditas unggulan sektor perikanan. Umumnya, usaha budidaya udang Vaname dilakukan secara intensif. Biaya dan pendapatan selalu mengalami fluktuasi. Fluktuasi tersebut disebabkan oleh besarnya biaya investasi, biaya operasional, dan waktu pengembalian modal yang relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha budidaya udang Vaname pola intensif di tambak. Penentuan responden dilakukan secara <em>purposive</em>. Metode analisis yang digunakan yaitu : analisis pendapatan dan model persamaan fungsi pendapatan yang dinormalkan dengan cara membagi harga input dengan harga output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usaha budidaya udang Vaname pola intensif di kabupaten Pangkep sebesar Rp. 633.870.200/hektar, dengan luas lahan rata-rata sebesar 1,58 ha. Pendapatan usaha budidaya udang Vaname pola intensif di kabupaten Pangkep dipengaruhi oleh harga benur udang Vaname, harga pakan, harga pupuk urea, harga pupuk phonska dan upah tenaga kerja yang dinormalkan.</p> 2024-12-21T14:34:54+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/541 Analisis Efisiensi Pemasaran Usaha Jeruk Pamelo (Citrus Maxima) di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan 2024-12-23T03:09:06+00:00 Asriany Asriany [email protected] Ifadhila Ifadhila [email protected] <p>Jeruk pamelo merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pangkep, yang memiliki potensi ekonomi yang besar namun seringkali menghadapi kendala dalam distribusi yang efisien. Bahwa masalah yang ada pada proses pemasaran jeruk pamelo akan sangat berpengaruh terhadap sistem pemasaran jeruk pamelo, khususnya tingkat efisiensi yang ada dalam saluran distribusinya. Tujuan penelitian ini mengetahui model saluran pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh pelaku pasar, dan menganalisis tingkat efisiensi pemasaran Usaha jeruk Pamelo di Kabupaten Pangkep. Metode analisis yang digunakan adalah diskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan market share, farmer's share, Margin Pemasaran, Efisiensi Pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan, saluran pemasaran usaha jeruk pamelo terdiri dari 5 model saluran. Fungsi pemasaran yang terjadi adalah fungsi pertukaran yang berupa kegiatan penjualan dan pembelian dilakukan semua tingkat lembaga pemasar, kecuali petani jeruk tidak melakukan pembelian. Fungsi Fisik yakni penyimpanan, pengumpulan, pengemasan dan pengangkutan, semua lembaga pemasar melakukan kecuali petani jeruk dan Pengecer tidak melakukan pengumpulan. Fungsi fasilitas yakni sortasi, standarisasi, penanggungan resiko, pembiayaan, informasi pasar semua lembaga pemasar melakukan &nbsp;tanpa &nbsp;terkecuali. &nbsp;Fungsi &nbsp;lainnya &nbsp;yaitu &nbsp;pelayanan &nbsp;langsung &nbsp;dilakukan &nbsp;pedagang &nbsp;pengecer , penyedia produk berkelanjutan dilakukan pedagang pengecer dan pedagang antar pulau. Pemasaran jeruk pamelo di Kabupaten Pangkep yang dipasarkan melalui 5 (lima) saluran pemasaran belum efisien secara keseluruhan. Hal ini dilihat dari kelima saluran pamasaran berdasarkan kriteria efisiensi maka saluran III dan IV adalah efisien karena saluran ketiga dan keempat memiliki rasio efisiensi dibawah 50% yaitu 46,28% dan 41,67%, sedangkan saluran pemasaran I, II dan V tidak efisien karena rasio berada diatas 50% yaitu 63,81%, 80,59% dan 55,30%.</p> 2024-12-21T14:36:39+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/542 Mengidentifikasi Penghambat Peran Korporasi dalam Penguatan Kelembagaan Peternakan Sapi Potong 2024-12-23T03:09:17+00:00 St Rohani [email protected] Ahmad Ramadhan Siregar [email protected] Tanrigiling Rasyid [email protected] Muhammad Hatta [email protected] Pipi Diansari [email protected] Putra Astaman [email protected] Muhammad Darwis [email protected] Muhammad Erik Kurniawan [email protected] A. Della Riski Utama [email protected] <p>Korporasi ternak sapi potong adalah sebuah badan usaha yang dibentuk, dimiliki, dan dikelola oleh peternak dengan tujuan untuk mengembalikan semangat gotong royong di kalangan peternak. Korporasi ini juga berfungsi sebagai landasan untuk mendukung kegiatan peternakan sapi potong. Sebaliknya, perkembangan korporasi ternak didorong oleh usaha peternakan yang dimiliki oleh peternak itu sendiri. Korporasi ternak sapi potong dimiliki bersama oleh anggota peternak untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penghambat peran korporasi dalam penguatan kelembagaan peternakan sapi potong di Rumah Sapi D’Reppa Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode survey dan wawancara melalui bantuan kuisioner dan dianalisis dengan menggunakan <em>Interpretative Structural Modeling</em> (ISM) untuk merumuskan kompleksitas, hierarki (tingkatan), dan klasifikasi antar elemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghambat utama peran korporasi dalam penguatan kelembagaan peternakan sapi potong adalah rendahnya pengetahuan dan pemahaman anggota peternak terhadap keberadaan dan fungsi dari korporasi ternak sapi potong. Untuk penelitian berikutnya, disarankan agar dilakukan kombinasi antara keberlanjutan korporasi ternak sapi potong dan penguatan kelembagaan dari korporasi tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara program kementerian dan kelanjutan program tersebut, dengan mempertimbangkan, antara lain, aspek penguatan kelembagaan yang terlibat dalam pengembangan korporasi ternak sapi potong.</p> 2024-12-21T14:38:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/543 Analisis Pengaruh Resiko Keuangan Terhadap Harga Saham Bank Bumn di Bursa Efek Indonesia 2024-12-23T03:09:26+00:00 Warnika Febri Astanty [email protected] Yunarti Yunarti [email protected] <p>Stabilitas dan kinerja sektor perbankan berperan krusial dalam kesehatan ekonomi pasar negara berkembang seperti Indonesia. Bank milik negara memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat luas. Pemahaman yang mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan keuangan bank-bank ini sangat penting bagi investor, regulator, dan pembuat kebijakan untuk menjaga stabilitas sektor perbankan. Penelitian ini secara khusus menyoroti dampak risiko kredit dan risiko modal terhadap harga saham bank milik negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indikator risiko kredit yang digunakan dalam analisis meliputi Rasio Kredit Bermasalah (Non-Performing Loan Ratio atau NPLR) dan Rasio Kredit terhadap Total Aset (Loan to Total Asset Ratio atau LTAR). Sementara itu, indikator risiko modal yang dianalisis mencakup Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio atau CAR) dan Rasio Ekuitas terhadap Total Aset (Equity to Total Asset Ratio atau ETAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik risiko kredit (NPL dan LTA) maupun risiko modal (CAR dan ETAR) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham bank milik negara di Indonesia. Hal ini terutama disebabkan oleh pengaruh kebijakan dan intervensi pemerintah yang lebih besar, serta faktor-faktor makroekonomi dan politik seperti suku bunga, inflasi, dan stabilitas pemerintah, yang lebih memengaruhi pasar daripada indikator-indikator keuangan tersebut.</p> 2024-12-21T14:39:47+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/544 Prospek Pemanfaatan Pasir Sungai dan Arang Sekam Padi sebagai Media Tumbuh Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.) 2024-12-23T03:09:30+00:00 Robiatul Adawiyah [email protected] Sitti Leomo [email protected] Alsabar Alsabar [email protected] <p>Media tumbuh yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman sehingga tanaman berproduksi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek pemanfaatan pasir sungai dan arang sekam sebagai media tumbuh tanaman sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Poasia Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara dan Laboratorium Unit Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan&nbsp; media tanam (M) yang terdiri atas lima taraf yaitu&nbsp; kontrol/tanah&nbsp; (M0), arang sekam padi (M1), arang sekam padi dan pasir 3:1 (M2), arang sekam padi dan pasir 1:1 (M3) dan arang sekam padi dan pasir 1:3 (M4). Masing-masing perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri dari 6 tanaman, jadi total 120 tanaman. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat basah tanaman (g), berat kering tanaman (g) dan volume akar tanaman (cm3). Hasil penelitian menujukkan bahwa komposisi media tanam campuran arang sekam padi dan pasir sungai berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau. Media tanam arang sekam padi dan pasir, 1:3 merupakan perlakuan yang paling baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau.</p> 2024-12-21T14:41:48+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/545 Analisis Kandungan Nutrien di Danau Ngade Ternate Maluku Utara 2024-12-23T03:09:35+00:00 Yuliana Yuliana [email protected] Juharni Juharni [email protected] Mutmainnah Mutmainnah [email protected] Martini Djamhur [email protected] <p>Danau Ngade memiliki potensi yang besar untuk mendukung kehidupan masyarakat sekitar. Namun, seiring dengan meningkatnya aktivitas manusia, kualitas air danau ini terancam oleh berbagai permasalahan, termasuk eutrofikasi. Eutrofikasi, yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi nutrien seperti nitrogen dan fosfor, dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang tidak terkendali dan mengganggu keseimbangan ekosistem. &nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk (1). menganalisis kandungan nitrat, fosfat, dan rasio N/P di Danau Ngade, dan (2) mengevaluasi status trofik Danau Ngade sebagai langkah awal dalam upaya pengelolaan dan pelestariannya.&nbsp; Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2024 di Danau Ngade Ternate Provinsi Maluku Utara pada 5 stasiun.&nbsp; Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 4 kali, dengan periode pengambilan sampel 2 minggu sekali.&nbsp; Pengukuran kandungan nitrat dan fosfat dilakukan di laboratorium dengan menggunakan spektrofotometer.&nbsp; Analisis sidik ragam digunakan untuk menentukan perbedaaan kandungan nitrat dan fosfat berdasarkan stasiun dan waktu pengamatan.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat di Danau Ngade memiliki nilai yang berkisar antara 0,0718 - 0,1442 mg/l, fosfat dengan kisaran nilai yaitu 0,0315 - 0,0927 mg/l, serta rasio N/P dengan kisaran antara 1,17 - 3,45.&nbsp; Danau Ngade dikategorikan sebagai perairan dengan status trofik oligotrofik berdasarkan kandungan nitratnya dan termasuk ke dalam golongan perairan eutrofik berdasarkan kandungan fosfatnya.&nbsp; Dengan demikian, danau ini perlu dikelola dan dimanfaatkan secara tepat sehingga terjaga kelestariannya.&nbsp;</p> 2024-12-21T14:43:04+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/546 Pelatihan Pembuatan Chicken Steak Ayam Kampung Unggul Balibangtan (KUB) di Sekolah Alam Le Cendekia Boarding School Kabupaten Gowa 2024-12-23T03:09:40+00:00 Mihrani Mihrani [email protected] Anita Sari [email protected] Aminata Sukriya [email protected] <p>Sekolah alam Le Cendekia adalah sekolah berasrama yang terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan topografi dataran tinggi. Sekolah Alam Le Cendekia memanfaatkan sumber daya alam melalui bidang perkebunan sebagai salah satu sumber penghasilan tambahan. Dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan sumber daya alam yang dimiliki oleh Sekolah Alam Le Cendekia, Dosen jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan berinisiatif untuk melakukan kegiatan PkM terpadu tentang manajemen pemeliharaan ayam KUB. Ternak hasil dari kegiatan PkM akan dibuat olahan daging ready to cook dan ready to eat yang tidak hanya memperhatikan penampilan dan rasa tapi juga mempertimbangkan nutrisi dengan substitusi sayuran. Untuk itu salah satu dari kegiatan PkM terpadu yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan chicken steak (kaki naga) ayam kampung Balibangtan (KUB). Kegiatan ini menjadi sarana pemberian edukasi tentang cara pembuatan chicken steak sebagai lahan usaha tambahan dan melatih santri dan santriwati untuk berwirausaha. Kegiatan PkM ini menggunakan metode sosialisasi, pelatihan serta pendampingan secara langsung. Berdasarkan hasil PkM dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan chicken steak ayam KUB di Sekolah Alam Le Cendekia memberikan pemahaman yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dan santriwati mengenai inovasi olahan ayam. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pemahaman sebelum dan sesudah pemberian pelatihan</p> 2024-12-21T14:44:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/547 Manajemen Pakan Ayam KUB di Sekolah Alam Le Cendekia 2024-12-23T03:09:45+00:00 Fitriana Akhsan [email protected] Nurjannah Bando [email protected] Basri Basri [email protected] <p>Ayam KUB merupakan salah satu jenis ayam buras yang sangat potensial untuk dibudidayakan. Sekolah Alam Le Cendekia merupakan sekolah yang memadukan pembelajaran formal dengan pengenalan budidaya pertanian dan agroindustri. Pemeliharaan ayam KUB dapat dijadikan salah satu unit usaha sekaligus sebagai sarana pembelajaran pada sekolah alam Le Cendekia. Tujuan pengabdian ini yaitu&nbsp; memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi siswa dan guru&nbsp; tentang manajemen pemberian pakan pada ayam KUB. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada bulan Mei 2024. Kelompok sasaran/mitra sebagai peserta penyuluhan yaitu guru dan siswa sekloah alam Le Cendekia Kabupaten Gowa. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan dan praktek pemberian pakan. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian ini yaitu pedoman manajemen pemberian pakan pada ayam KUB baik jenis maupun jumlah pakannya. Diharapkan dengan pengetahuan yang telah dimiliki, maka sekolah alam Le Cendekia&nbsp; dapat memulai usaha budidaya ayam KUB secara intensif</p> 2024-12-21T14:45:58+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/548 Pelatihan Pembuatan Pakan Komplit di Desa Paopao Kabupaten Barru 2024-12-23T03:09:48+00:00 Fitriana Akhsan [email protected] Nurjannah Bando [email protected] Syahruni Thamrin [email protected] Muhammad Kadir [email protected] Herlina Herlina [email protected] <p>Swasembada Daging sapi belum bisa dicapai. Permasalahan utama yang menyebabkan hal tersebut yaitu populasi sapi potong terbesar yaitu&nbsp; pada kalangan peternak, yang hanya memiliki kapasitas usaha 2-3 ekor per orang.&nbsp; Keterbatasan peternak&nbsp; dalam menyediakan pakan secara konsisten dari segi kuantitas, kualitas dan kontinuitas menjadi kendala utama. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini yaitu untuk menyampaikan informasi terkait teknologi penyediaan pakan kepada masyarakat dalam bentuk pakan komplit yang berbasis indigofera dan bahan pakan lokal. Kegiatan ini dilakukan pada bulan September 2024. Kelompok sasaran/ mitra kegiatan ini yaitu kelompok tani hutan Tompo Sekka, Desa Paopao Kabupaten Barru. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan dan praktek pembuatan pakan. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian ini yaitu formulasi ransum dan pakan komplit yang telah dibuat berbasis indigofera dan bahan pakan lokal yang dapat diaplikasikan pada ternak sapi potong. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini, masyarakat peternak diharapkan mampu mengadopsi formulasi ransum yang telah disusun dan menerapkan pakan komplit pada usaha budidaya sapi potong yang secara langsung dapat berdampak pada peningkatan populasi ternak sapi di Indonesia.</p> 2024-12-21T14:47:27+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/549 Manajemen Pakan Benih Ikan Lele di Desa Tamangapa Kec. Ma’rang, Kab. Pangkep 2024-12-23T03:09:54+00:00 Hasniar Hasniar [email protected] Muh Alyas [email protected] Yuliadi Yuliadi [email protected] Muh Aswar [email protected] Sarina Sarina [email protected] A. Muammar Sukrillah [email protected] <p>Ikan lele merupakan salah satu produk air tawar yang paling banyak dicari, dan popular. &nbsp;&nbsp;Benih ikan lele selama masa pemeliharaannya diberikan pakan alami (zooplankton dan fitoplankton) dan pakan buatan berupa pelet. Manajemen pemberian pakan ikan merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha budidaya ikan. &nbsp;Tujuan pengabdian masyarakat adalah memperluas wawasan dan keterampilan petani ikan&nbsp; dalam&nbsp; manajemen&nbsp; pakan ikan lele . Manfaat yang diperoleh petani ikan adalah ketersediaan benih ikan lele yang berkualitas tetap terjamin, sehingga petani ikan mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam proses produksi benih ikan lele.&nbsp; Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini&nbsp; di laksanakan pada bulan Maret – September 2024. di Desa Tamangapa, Kec. Ma’rang, Kab. Pangkep. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dikembangkan dengan beberapa bentuk kegiatan : penyuluhan teknis, demonstrasi dan praktik</p> 2024-12-21T14:48:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/550 Pemberdayaan Nelayan dan Penyuluhan Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan pada Kapal Penangkapan Ikan 2024-12-23T03:09:59+00:00 Muhammad Riyadi [email protected] Andi Ana Humairah [email protected] Syamsul Hadi [email protected] <p>Kampung Pangempange, Kabupaten Pangkep, merupakan salah satu wilayah pesisir yang penduduknya bergantung pada aktivitas perikanan. Namun, sebagian besar nelayan masih menggunakan kapal tradisional yang kurang efisien dan tidak ramah lingkungan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, dilakukan pemberdayaan nelayan dengan memberikan penyuluhan tentang penerapan teknologi ramah lingkungan pada kapal penangkapan ikan. Artikel ini menguraikan langkah-langkah pelaksanaan program, metode yang digunakan, serta hasil dan dampak program terhadap peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan nelayan. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari 60% nelayan yang mengikuti program ini telah mulai memahami penggunaan mesin kapal berbasis energi terbarukan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi bahan bakar tetapi juga mengurangi biaya operasional hingga 30%.</p> 2024-12-21T14:50:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/551 Peningkatan Keterampilan Nelayan Kabupaten Pangkep dalam Penggunaan GPS dan Pembacaan Peta Zona Potensi Penangkapan Ikan 2024-12-23T03:10:03+00:00 Salman Salman [email protected] Widodo Basuki [email protected] Sultan Alam [email protected] Roni Ahmad [email protected] Dicky Roshan Putra Rahmadan [email protected] <p>Pemanfaatan potensi sumber daya hayati laut Indonesia yang meliputi wilayah pesisir dan lautan masih sangat kurang, walaupun di masa sekarang dan akan datang sumber daya hayati laut akan menjadi tumpuan utama bagi pembangunan. Salah satu faktor yang mengakibatkan kurangnya kemampuan untuk mengeksploitasi sumber daya laut adalah penentuan daerah penangkapan. Salah satu alternatif untuk meningkatkan jumlah hasil tangkap tanpa menambah usaha penangkapan adalah dengan menyediakan layanan informasi bagi para nelayan tentang lokasi daerah penangkapan yang potensial dan cara untuk mencari lokasi penangkapan dalam waktu yang relatif singkat. Penggunaan GPS (<em>Global Positioning System</em>) bukan saja dapat meningkatakan ketepatan dalam penentuan lokasi penangkapan ikan, tetapi juga akan dapat menghemat biaya operasional khususnya pada pemakaian bahan bakar. Tujuan dari Pengabdian pada Masyarakat ini adalah 1) memperkenalkan peta zona potensi penangkapan ikan dan cara pembacaannya; 2) memperkenalkan Jenis dan Kegunaan GPS; 3) melatih para nelayan di Kabupaten Pangkep dalam penggunaan GPS untuk tujuan penangkapan ikan. Metode yang digunakan dalam penyampaian informasi ini adalah melalui ceramah/penyuluhan dan simulasi penggunaan GPS berdasarkan peta zona potensi penangkapan ikan. Sehingga hasil dari kegiatan ini adalah menggugah kesadaran masyarakat nelayan Pangkep dalam penggunaan GPS dan pembacaan peta zona potensi penangkapan ikan sekaligus menjaga kelestarian sumberdaya perikanan di perairan Pangkep.</p> 2024-12-21T14:51:27+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/552 Penyuluhan Pengolahan Limbah Ternak Ayam KUB di Le Cendekia Boarding School 2024-12-23T03:10:07+00:00 Windawati Alwi [email protected] Harifuddin Harifuddin [email protected] Sultan Mubarak [email protected] <p>Ayam KUB memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan oleh siswa-siswi di Le Cendekia Boarding School, dimana siswa/siswi belajar dengan konsep alam. Ayam KUB dalam pemeliharaannya menghasilkan limbah berupa feses yang harus dikelolah dengan baik supaya tidak memberikan dampak negatif bagi lingkungan yang ada di sekitar. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi siswa/siswi di Le Cendekia Boarding School mengenai pengolahan limbah ternak ayam KUB. Penentuan lokasi pengabdian dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa Le Cendekia Boarding School merupakan sekolah yang potensial untuk dikembangkan dalam proses budidaya peternakan. Kegiatan pengabdian tersebut dilakukan pada bulan Mei 2024. Kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pengolahan feses ternak ayam KUB dilakukan dalam bentuk penyuluhan. Penyuluhan dengan cara melakukan ceramah dan diskusi interaktif. Kegiatan dibuka oleh ketua Jurusan Peternakan dan Kepala Sekolah Le Cendekia Boarding School. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Pengabdian kepada masyarakat Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Salah satu materi penyuluhan adalah tentang pengolahan feses ternak ayam KUB. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Le Cendekia Boarding School adalah ayam KUB adalah ternak yang potensial dikembangkan oleh siswa-siswi Le Cendekia Boarding School dan feses ayam KUB bisa diolah untuk dijadikan pupuk.</p> 2024-12-21T15:11:42+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/553 Membangun Kemandirian Santri Ponpes Yasrib Watansoppeng Melalui Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Selada Sistem Hidroponik 2024-12-23T03:10:12+00:00 Yusri Muhammad Yusuf [email protected] Asriany Asriany [email protected] Ifadillah Ifadillah [email protected] <p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pelatihan mengenai budidaya hidroponik kepada para santri di Pondok Pesantren Yasrib, Soppeng, dengan fokus pada penanaman selada. Teknologi hidroponik dipilih karena dapat menjadi solusi untuk keterbatasan lahan pertanian dan meningkatkan produksi tanaman hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Pelatihan ini terdiri dari pemaparan teori tentang sistem hidroponik, alat dan bahan yang digunakan, serta praktik langsung menanam selada dengan metode hidroponik. Selain itu, santri juga diajarkan cara merawat tanaman dan memanen hasil budidaya. Melalui pelatihan ini, santri diharapkan dapat menguasai keterampilan budidaya modern dan mengaplikasikannya untuk kebutuhan internal pesantren serta membuka peluang usaha berbasis pertanian. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa santri mampu memahami konsep dasar hidroponik dan berhasil melakukan penanaman hingga pemanenan selada dengan baik. Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan keterampilan santri dalam bidang pertanian modern serta mendukung kemandirian ekonomi pesantren.</p> 2024-12-21T15:12:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/554 Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley dalam Penyusunan Skripsi bagi Mahasiswa 2024-12-23T03:10:16+00:00 Yusri Muhammad Yusuf [email protected] Sulkifli Sulkifli [email protected] Andi Rusdi Walinono [email protected] <p>Salah satu indikasi yang membuat karya membuat berkualitas adalah terkait dengan elemen plagiasi yang sering hadir akibat tidak menggunakan manajer referensi pada pengutipan. Saat melakukan pengelolaan referensi yang bersumber dari buku ataupun jenis tulisan lainnya, dapat dilakukan dengan bantuan beberapa <em>software</em>/aplikasi yang tersedia, salah satunya adalah aplikasi <em>Mendeley</em>. Hadirnya perangkat lunak seperti <em>mendeley</em> yang dapat dimanfaatkan untuk memudahkan penulisan sitasi, menjadikan para penulis mampu mengolah dokumen referensi yang disusunnya. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan mitra dalam menggunakan Aplikasi Mendeley pada <em>pre-activity</em> dan <em>post-activity</em> pelatihan. Akan tetapi, jika dilihat dari kemampuan menginstall aplikasi di laptop dan <em>Ms. Word</em> serta menggunakan Aplikasi mendeley untuk membuat daftar pustaka sejumlah mitra belum mampu menjalankan secara maksimal (100%), sehingga harus tetap dilakukan asistensi dan diarahkan walaupun pelatihan telah selesai dilaksanakan. Metode penyelesaian masalah yang digunakan berdasar pada pendekatan dengan tiga tahapan pelaksanaan program yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.</p> 2024-12-21T15:14:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/555 Sosialisasi Konsep Zero Waste dalam Industri Perikanan di Kab. Pangkep Sulawesi Selatan 2024-12-23T03:10:20+00:00 Erna Erna [email protected] Mukhlisa A Gaffar [email protected] Achmad Setiawan [email protected] <p>Konsep <em>zero waste</em> atau konsep tanpa limbah semakin menjadi sorotan dalam upaya mempromosikan konsep keberlanjutan dan konservasi sumber daya laut. Tujuan kegiatan ini untuk membekali masyarakat nelayan tentang konsep Zero Waste (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot), limbah dari industri perikanan.&nbsp; cara pengelolaan limbah dari industri perikanan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan masyarakat . Komunikasi serta koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat (masyarakat nelayan) adalah langkah strategi utama yang akan dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan . Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan metode interaktif yang didahului dengan pemberian materi, pembagian handout (brosur) dan disertai tanya jawab sebagai pemecahan.&nbsp; Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 September 2024 di Dusun Pangempange, Desa Mandalle, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Adapun peserta kegiatan terdiri atas tim pengabdian dari Prodi Pengelolaan Pelabuhan Perikanan, Jurusan Teknologi Kemaritiman Politeknik Pertanian Negeri Pangkep dan para nelayan di dusun tersebut.&nbsp; Kegiatan menampilkan pembicara dari pihak kampus dengan materi sebagaimana judul kegiatan (Sosialisasi Konsep Zero Waste Dalam Industri Perikanan di Kab Pangkep Sulawesi Selatan) dan menggunakan alat bantu berupa media terproyeksi berupa power point dan penayangan beberapa video terkait contoh aplikasi konsep Zero Waste.&nbsp; Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat nelayan belum memahami konsep Zero Waste dengan baik sehingga perlu terus dilakukan sosialisasi di masa mendatang.</p> 2024-12-21T15:15:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/556 Optimalisasi Promosi Produk Melalui Pengembangan Keterampilan Konten Narasi dengan Aplikasi Kecerdasan Buatan 2024-12-23T03:10:25+00:00 Arwini Arisandi [email protected] Ismail Gaffar [email protected] Andi Ridwan Makkulawu [email protected] <p>Di era modern, perubahan dalam dunia usaha dipicu oleh kemajuan teknologi dan internet, yang memperluas aksesibilitas transaksi perdagangan dan promosi. Persaingan bisnis semakin dipengaruhi oleh teknik pemasaran digital, yang memerlukan inovasi strategi. Rendahnya tingkat baca masyarakat Indonesia, yang hanya sekitar 10%, berdampak pada kemampuan pelaku UMKM dalam mendeskripsikan produk, yang sangat penting untuk meningkatkan kesadaran merek. Teknik pemasaran digital yang efektif melibatkan iklan digital dan media sosial, serta partisipasi pelanggan dalam pengembangan produk. Program pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha olahan jamur tiram tentang teknik pemasaran melalui deskripsi produk yang informatif dan menarik. Dimulai dengan identifikasi masalah melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha, program ini fokus pada peningkatan kemampuan pemasaran digital. Penyuluhan dan pelatihan pembuatan konten narasi dilakukan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pelaku usaha dalam menyusun teks promosi yang lebih menarik dan efektif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dalam menyusun teks promosi dan menggunakan ChatGPT, serta menerapkan narasi ke platform media sosial. Sebelum pelatihan, pengetahuan peserta tergolong rendah, namun setelah pelatihan, pengetahuan mereka meningkat secara signifikan. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat keterampilan pemasaran, sehingga dapat berdampak positif pada brand produk dan meningkatkan daya saing pelaku usaha di pasar yang semakin kompetitif.</p> 2024-12-21T15:16:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/557 Manajemen Pemeliharaan Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB ) di Pesantren Le Cendekia Boarding School, Gowa Sulawesi Selatan 2024-12-23T03:10:30+00:00 Jumatriatikah Hadrawi [email protected] Alima Bachtiar Abdullahi [email protected] Khaeriyah Nur [email protected] <p>Ayam lokal memiliki keunggulan pada variasi genetik dan daya adaptifnya yang tinggi, salah satunya yaitu ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB). Pemeliharaan ayam KUB dapat menjadi pembelajaran pada siswa sambil berwirausaha. &nbsp;Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningktakan keterampilan pemeliharaan dan usaha ternak Ayam KUB di Le Cendekia Boarding School. Tahapan kegiatan yaitu peserta sasaran adalah siswa dan guru yang bertempat tinggal di Pesantren Le Cendikia Boarding School, Gowa Sulawesi Selatan. Sekolah telah tersebut sudah memiliki kandang ayam. Sekolah diberikan DOC ayam KUB sebanyak 100 ekor dengan pakan komersil untuk dibudidayakan, selanjutnya memberikan materi berdasarkan judul materi penyuluhan&nbsp; dan pelatihan langsung yang telah ditentukan sebelumnya. Peserta mendengarkan sambil berdiskusi apabila terdapat hal-hal yang dianggap kurang jelas. Pada kegiatan pengabdian budidaya ayam KUB di di Le Cendekia Boarding School peserta berperan aktif dalam diskusi&nbsp; terkait&nbsp; penyampaian&nbsp; manajemen pemeliharan ayam KUB yang benar mulai dari pemilihan DOC sampai pada tahap pemeliharaan fase layer.&nbsp; Selama pemeliharaan terdapat kesulitan untuk menerapkan biosekurti dan cuaca sehingga ternak mudah stress dan terserang penyakit. Penanganan ayam yang sakit dilakukan pemisahan sehingga tidak menularakan pada ayam yang lain.</p> 2024-12-21T15:17:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/558 Adaptasi dan Mitigasi Bencana Pesisir Masyarakat di Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:10:34+00:00 Paharuddin Paharuddin [email protected] Irawan Alham [email protected] <p>Bencana pesisir di Kabupaten Pangkep dipicu oleh interaksi kompleks antara faktor geologis, meteorologis, dan aktivitas manusia. Penyebab utamanya mencakup aktivitas tektonik (gempa bumi dan letusan gunung bawah laut), cuaca ekstrem (badai tropis dan siklon), serta perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan permukaan laut dan badai yang semakin intens. Aktivitas manusia, seperti pembangunan pesisir yang tidak terencana dan pengelolaan limbah yang buruk, juga meningkatkan kerentanan. Mengatasi risiko ini memerlukan pemahaman mendalam serta strategi adaptasi dan mitigasi yang efektif, termasuk keterlibatan masyarakat, pembangunan infrastruktur tangguh, dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Masyarakat pesisir harus beradaptasi terhadap risiko seperti kenaikan permukaan laut melalui praktik seperti reklamasi lahan dan rehabilitasi mangrove. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 16 September 2024 di Desa Mandalle Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan simulasi bencana pesisir bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap adaptasi dan mitigasi. Potensi bencana alam di pesisir Kabupaten Pangkep meliputi gelombang pasang, banjir, abrasi, gempa bumi, dan tsunami. Berdasarkan analisis menggunakan Interpretive Structural Modeling dan kondisi eksisting maka, gelombang pasang diikuti oleh banjir dan abrasi menjadi ancaman utama. Untuk mitigasi, merekomendasikan kombinasi tindakan yang mencakup pemecah ombak, peredam abrasi, penahan sedimentasi sejajar pantai, penanaman mangrove, dan pembuatan terumbu karang buatan, serta&nbsp; revitalisasi pasir pantai sebagai upaya perlindungan yang efektif.</p> 2024-12-21T15:18:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/559 Pelatihan Teknik Pengemasan dan Labeling pada Produk Olahan Jamur Tiram di Kelurahan Bontoa Kabupaten Maros 2024-12-23T03:10:40+00:00 Rahmaniar Rahmaniar [email protected] Ilham Ahmad [email protected] <p>Jamur tiram merupakan hasil budidaya pertanian yang banyak terdapat di kelurahan Bontoa, kabupaten Maros. Jamur tiram dapat diolah menjadi berbagai macam produk turunan yang bergizi, seperti patty burger dan sossis jamur. Kendala yang dialami oleh masyarakat adalah belum optimalnya keterampilan masyarakat terkait teknik pengemasan dan labeling pada produk, padahal teknik pengemasan dapat mempengaruhi masa simpan dari suatu produk dan label kemasan yang menarik dapat meningkatkan nilai jual produk. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat mengenai teknik pengemasan, kemasan dan pelabelan pada produk patty burger dan sossis jamur tiram. Metode yang dilakukan adalah dengan penyuluhan terkait kemasan dan labeling produk, pemberian contoh label produk patty burger dan sossis jamur tiram, serta pelatihan teknik pengemasan berupa pengemasan vakum. Hasil dari kegiatan ini yaitu menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengemas produk. Peserta sangat antusias dan berperan aktif selama pelatihan. Keterampilan yang diperoleh masyarakat diharapkan dapat berlanjut tidak hanya pada produk burger dan sossis jamur tiram namun juga pada produk turunan jamur tiram lainnya sehingga dapat membantu komersialisasi dari produk tersebut.</p> 2024-12-21T15:19:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/560 Peningkatan Kemampuan Vocabulary dan Speaking Siswa dengan Menggunakan Metode English for Specific Purpose (ESP) di SMA Negeri 9 Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:10:44+00:00 Sabaruddin Sabaruddin [email protected] Faisal Jafar [email protected] <p>Penguasaan vocabulary dan kemampuan berbicara merupakan dua aspek penting dalam pembelajaran bahasa Inggris, terutama di era global saat ini. Latar belakang pengabdian ini berfokus pada kebutuhan siswa SMA Negeri 9 Pangkep yang mengalami kesulitan dalam kedua aspek tersebut, yang dapat menghambat kemampuan komunikasi mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan vocabulary dan kemampuan speaking siswa melalui pendekatan English for Specific Purposes (ESP). Jumlah siswa yang menjadi peserta pengabdian ini sebanyak 30 siswa.&nbsp; Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan praktis dan kontekstual, di mana siswa diajak berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan mereka, seperti diskusi kelompok, presentasi, dan permainan bahasa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa sesi yang diakhiri dengan evaluasi untuk mengukur perkembangan siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan vocabulary siswa, serta kemampuan speaking yang lebih percaya diri dan lancar. Evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan persentase dalam kedua aspek ini mencapai 75.1<strong>%</strong>, menunjukkan bahwa program tersebut sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Ini mungkin menunjukkan peningkatan tidak hanya dalam fluency tetapi juga dalam kepercayaan diri siswa saat berbicara. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pendekatan ESP dapat menjadi metode efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa, khususnya dalam penguasaan vocabulary dan kemampuan berbicara. Rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya adalah penerapan pendekatan serupa di sekolah-sekolah lain untuk menjangkau lebih banyak siswa.</p> 2024-12-21T15:20:48+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/561 Pengenalan Teknologi Pembuatan Freshcare Aromaterapi Minyak Atsiri Daun dan Kulit Jeruk Pamelo di Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:10:48+00:00 Sriwati Malle [email protected] Mariani Mariani [email protected] <p>Minyak atsiri merupakan senyawa yang mudah menguap yang tidak larut di dalam air dan merupakan ekstrak alami dari tanaman, baik yang berasal dari daun, bunga, kayu, biji-bijian, ataupun kulit buah. Pembuatan freshcare aromaterapi minyak atsiri daun dan kulit jeruk Pamelo merupakan salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah buah jeruk Pamelo. Dengan demikian, pengembangan produk olahan jeruk pamelo&nbsp; akan mendorong minat pedagang jeruk&nbsp; untuk melakukan usaha pemanfaatan limbah secara optimal. Tujuan pengabdian pada masyarakat di Kabupaten Pangkep yaitu memperkenalkan teknologi pembuatan freshcare aromaterapi minyak atsiri, meningkatkan proses penanganan pascapanen kulit dan daun jeruk pamelo dan sebagai informasi tambahan kepada para pelaku pertanian. Secara garis besar, kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan yaitu: tahap survey, tahap sosialisai dan tahap pelaksanaan pelatihan pembuatan aromaterapi. Waktu pelaksanaan pengabdian berlangsung pada bulan Juli 2024 bertempat di Kelurahan Talaka Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan cara tatap muka langsung berupa penyuluhan, demonstrasi langsung dan pelatihan oleh kelompok sasaran. Untuk memperlancar dan mengefektifkan kegiatan, maka leaflet yang berisi petunjuk praktis pembuatan freshcare aromaterapi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang terselenggara di Kantor Lurah Talaka Kec.Marang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dihadiri oleh perangkat Kelurahan, ibu-ibu PKK dan remaja putri sebanyak 24 orang peserta.</p> 2024-12-21T15:22:03+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/562 Penggunaan Disinfektan sebagai Upaya Pencegahan Penyakit pada Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Sekolah Alam Le Cendekia Kabupaten Gowa 2024-12-23T03:10:53+00:00 Yuliani Suparmin [email protected] Risha Catra Pradhany [email protected] Aisyah Aisyah [email protected] <p>Sistem manajemen pemeliharaan merupakan hal yang penting dalam mendukukung usaha budidaya ternak, sebab dengan manajemen pemeliharaan yang baik akan menghasilkan peningkatan produksi ternak dan status kesehatan ternak. Sanitasi merupakan salah satu bagian dari biosekuriti dalam rangka membebaskan kandang dari bibit-bibit penyakit maupun parasit lainnya dengan menggunakan disinfektan pada dosis yang dianjurkan. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya penggunaan disinfektan dalam manajemen pemeliharaan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) ini penting dilakukan untuk menekan mikroorganisme yang ada di kandang dan meminimalisir kerugian akibat masalah kesehatan. Pengembangan usaha ayam KUB pada lingkungan siswa di sekolah merupakan suatu program yang sangat baik. Menumbuhkan jiwa wirausaha dan kemandirian dalam diri siswa terutama dalam bidang peternakan bukanlah hal yang mudah sehingga diperlukan upaya dan pengarahan agar kegiatan budidaya ayam KUB dapat dilaksanakan dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) Penggunaan Disinfektan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Ayam KUB dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Sekolah Alam Le Cendekia, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan mengenai penggunaan disinfektan dalam upaya pencegahan penyakit dalam sistem manajemen pemeliharaan ayam KUB, penyerahan DOC ayam KUB, pakan, disinfektan, dan sekam sebagai bantual awal dalam budidaya, hingga dilakukan pemantauan perkembangan budidaya ayam KUB. Melalui kegitan ini, Sekolah Alam Le Cendekia berpotensi untuk mengembangakan usaha budidaya ayam KUB dan bernilai ekonomi.</p> 2024-12-21T15:24:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/563 Teknik dan Pola Penebaran Udang Vaname pada Tambak Konvensional di Desa Mandalle Kecamatan Mandalle Pangkep 2024-12-23T03:10:59+00:00 Abdullah Abdullah [email protected] Muhammad Ridwan [email protected] Ilyas Ilyas [email protected] <p>Udang vaname pada saat ini merupakan primadona bagi para petambak karena memiliki berbagai keunggulan antara lain memiliki imun yang baik terhadap serangan patogen, responsif terhadap pakan/ nafsu makan yang tinggi, pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup tinggi, waktu pemeliharaan yang relatif singkat yaitu&nbsp; sekitar 90 – 100 hari persiklus sehingga untuk memaksimalkan produksi maka Teknik dan pola dalam penebaran perlu diterapkan. Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah memberi pengetahuan kepada Masyarakat tentang Teknik dan pola penebaran udang vaname serta memberikan bantuan benur serta pendampingan dalam melakukan penebaran. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pemberian materi dalam bentuk penyuluhan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah petani tambak dapat memahami tentang Teknik dan pola penebaran udang vannamei serta menerapkan dengan baik supaya pendapatan dapat meningkat. Teknik dan pola penebaran benur udang vannamei pada tambak konvensioanl memili peran penting dalam menentukan keberhasilan budidaya, persiapan tambak, Pemilihan benur berkualitas, Aklimatisasi, kualitas air, waktu penebaran, kepadatan yang baik serta pola penebaran yang tepat dapat meningkatkan kelangsungan hidup udang vanname harus diterapkan untuk mendukung budidaya yang berkelanjutan.</p> 2024-12-21T15:26:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/564 Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Olahan Jamur Tiram (Pleorotus ostreatus) di Kelurahan Bontoa Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros 2024-12-23T03:11:03+00:00 Ernawati Jassin [email protected] Imran Muhtar [email protected] Syahriati Syahriati [email protected] Nur Laylah [email protected] <p>Jamur tiram<em> (</em><em>Pleorotus ostreatus) </em>merupakan salah satu alternatif pangan pengganti daging hewani yang dapat diolah menjadi produk olahan pangan yang praktis dan bergizi tinggi. Secara umum nilai gizi jamur sebanding dengan telur, susu dan daging. Tujuan dari program pengabdian pada masyarakat ini, memberikan pelatihan berupa penerapan iptek kepada masyarakat Kelurahan Bontoa, Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros tentang cara pengolahan yang baik dan benar sehingga diversifikasi produk olahan yang dihasilkan dapat diterima pasar/konsumen. Metodologi pembuatan sosis jamur tiram dan patty burger yakni&nbsp; dicuci bersih kemudian diperas hingga air yang terdapat pada jamur tersebut keluar. selanjutnya digiling atau dihaluskan&nbsp; bersama dengan bahan pengikat yaitu tepung maizena dan bumbu-bumbu menggunakan <em>food&nbsp; processor</em>...Adonan sosis jamur tiram yang telah halus kemudian disemprotkan menggunakan <em>stuffer</em> ke dalam casing selonsong sosis (<em>food grade</em>). Casing selongsong yang telah terisi adonan kemudian diikat kuat pada ujungnya., sementara . pencetakan patty burger berbentuk bundar dengan berat 45 g, ketebalan ± 1 cm. Sosis jamur tiram maupun patty burger dimasukkan dalam air rebusan dan dimasak selama 30 menit. Setelah perebusan,&nbsp; sosis jamur tiram dikemas dalam kemasan plastik vacum dan diberi label sementara&nbsp; Patty burger setelah matang selanjutnya didinginkan untuk kemudian dicelup ke dalam larutan coating lalu dibalur tepung panir atau tepung roti. Patty burger&nbsp; selanjutnya dikemas kemudian disimpan dalam freezer. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini telah memberikan&nbsp; peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi petani jamur dalam menghasilkan produk olahan berbasis protein nabati dari jamur sesuai dengan cara pengolahan yang baik.</p> 2024-12-21T15:27:13+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/565 Pelatihan Manajemen Agribisnis dan Teknik Pemasaran Cabe untuk Kelompok Wanita Tani Masagenae Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare dalam Program Kosabangsa 2024-12-23T03:11:07+00:00 Fitriyani Syukri [email protected] Iradhatullah Rahim [email protected] Jasman Jasman [email protected] Yadi Arodhiskara [email protected] Baharuddin Baharuddin [email protected] Sukmawati Sukmawati [email protected] Syamsia Syamsia [email protected] Amrullah Mansida [email protected] Kiplan Syam [email protected] Rahmani Rahmani [email protected] <p>Kelompok Wanita Tani (KWT) Masagenae adalah kelompok wanita tani yang mempunyai usahatani cabe pekarangan dan juga mempunyai kebun bibit cabe. KWT beranggotakan 21 orang wanita tani yang masing- masing anggota memiliki lahan penanaman cabe. Namun, cabe dijual dalam bentuk segar dan tidak dilakukan pencatatan usahatani. Sebagai salah satu rangkaian kegiatan Program Kosabangsa yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Parepare. Kegiatan ini dilakukan dalam 4 tahap, yaitu observasi langsung dengan melihat kondisi eksisting kelompok wanita tani, sosialisasi terkait manajemen agribisnis, praktek penyusunan laporan keuangan, dan kegiatan ditutup dengan penyuluhan teknik pemasaran cabe. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberi pelatihan pembukuan dasar yang terdiri dari pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pencatatan variabel tetap, variabel tidak tetap, dan teknik memasarkan produk, sebagai bekal untuk membuat sebuah usaha (start up). Pelatihan ini dimulai dengan kegiatan pre-tes dan post tes untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang penyusunan laporan keuangan hingga 76% dan peningkatan pengetahuan tentang promosi dalam penjualan sebanyak 61%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini membawa manfaat bagi kelompok wanita tani Masagenae dalam melaksanakan kegiatan agribisnis usahatani cabe. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi dan pemberdayaan perempuan di sektor pertanian. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi lokal, serta memberi kontribusi bagi pengembangan masyarakat di Kota Parepare</p> 2024-12-21T15:28:21+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/566 Pemberdayaan Kelompok Wanita Nelayan di Desa Pitue Kec Ma’Rang Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:11:15+00:00 Ratnawati Ratnawati [email protected] Budiman Budiman [email protected] Rahmayati Rahmayati [email protected] <p>Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat sehingga mereka menjadi mampu mengaktualisasikan diri, harkat serta martabatnya secara maksimal untuk dapat mengembangkan diri secara mandiri. Kegiatan pelatihan ini ditujukan kepada perempuan nelayan di Desa Pitue Kabupaten Pangkep. Sebagian besar perempuan nelayan ini memiliki aktivitas berjualan setiap hari libur ke desa Pitue.Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan motivasi kepada perempuan nelayan dalam memanfaatkan peluang dengan membuat diversifikasi produk berbahan ikan. Tahapan pengabdian dilakukan mulai dari sosialisasi, pelaksanaan pengabdian dan evaluasi serta. Hasil pelatihan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman terhdap materi yang disampaikan. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan yang dilakukan serta peserta menilai bahwa materi&nbsp; yang disampaikan merupakan inovasi baru yang belum pernah diterima sebelumnya. Sebagian peserta telah mempraktikkan sendiri materi diversifikasi produk&nbsp; untuk dikonsumsi oleh keluarga. Peserta lainnya memiliki ide untuk dijadikan peluang usaha sehingga diharapkan dapat membantu pendapatan keluarga.</p> 2024-12-21T15:29:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/567 Konservasi Mangrove sebagai Pelindung Pantai Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:11:19+00:00 Andi Imran Anshari [email protected] Muhammad Nadir [email protected] Hildayani Hildayani [email protected] <p>Wilayah pesisir Indonesia memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat dan ekonomi negara, menyediakan sumber daya alam dan layanan ekologi yang mendukung berbagai sektor seperti perikanan, transportasi laut, dan pariwisata. Mangrove, sebagai salah satu ekosistem penting di pesisir, berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, menjaga kualitas air, dan menjadi habitat bagi biota laut. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kabupaten Pangkep tentang pentingnya konservasi mangrove sebagai pelindung garis pantai. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan demonstrasi konservasi kepada masyarakat pesisir di Desa Mandalle. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam membentuk lembaga lokal yang bertugas mengawasi konservasi mangrove. Selain itu, penataan mangrove dilakukan untuk memperkuat fungsi ekologisnya sebagai peredam gelombang. Kegiatan ini berhasil memotivasi masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove serta memberikan bahan pengayaan bagi pembelajaran konservasi pesisir di institusi akademik. Pengelolaan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat dalam konservasi mangrove di wilayah pesisir Pangkep sangat penting untuk memastikan keberlanjutan fungsi ekologi dan ekonomi mangrove dalam mendukung ketahanan pesisir dan kesejahteraan masyarakat.</p> 2024-12-21T15:31:55+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/568 Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Olahan Kulit Jeruk Pamelo di Desa Alesipitto Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:11:22+00:00 Nur Faidah Munir [email protected] Zaimar Zaimar [email protected] <p>Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) merupakan salah satu sentra penghasil jeruk pamelo terbesar di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Ma’rang. Pada umumnyamasyarakat hanya memanfaatkan bagian isi buahnya untuk dikonsumsi, sehingga kulit jeruk tersisa menjadi limbah pertanian. Padahal kandungan pektin yang cukup tinggi pada kulit jeruk jika diolah dengan gula, air, dan asam dapat membentuk kompleks gel menjadi produk manisan permen jelly. Pektin merupakan salah satu sumber serat makanan sehingga berpotensi dijadikan pangan fungsional. Produk permen dapat dinikmati oleh seluruh kalangan, baik usia anak-anak hingga dewasa maupun lanjut usia. Kegiatan dilakukan berupa pelatihan pembuatan manisan permen jelly berbahan baku kulit jeruk pamelo, setelah sebelumnya diawali dengan sosialisasi manfaat jeruk pamelo secara umum dan cara memanfaatkan limbah kulit jeruknya. Para peserta pelatihan sangat antusias dengan turut aktif bertanya dan mempraktikkan langsung, karena bagi mereka pelatihan serta pengetahuan terkait olahan kulit jeruk pamelo ini merupakan hal yang baru. Diversifikasi olahan kulit jeruk pamelo menjadi manisan permen jelly diharapkan dapat mengurangi limbah pertanian dan juga membuka peluang bagi para masyarakat desa, serta dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat di Desa Alesipitto Kecamatan Ma’rang,Kabupaten Pangkep.</p> 2024-12-21T15:33:44+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/569 Rancang Bangun dan Pendampingan Mitra dalam Meningkatkan Keberlanjutan Produk Anggur Laut 2024-12-23T03:11:27+00:00 Sulkifli Sulkifli [email protected] Andi Rusdi Walinono [email protected] Andi Baso Adil Natsir [email protected] Akmal Abdullah [email protected] <p>Masyarakat pesisir belum sepenuhnya dapat mengelola dan memanfaatkan sumber daya lingkungan secara lestari dan berkelanjutan, serta kurangnya kerjasama yang baik dan terarah antar pemangku kepentingan. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi Transfer Teknologi dan partisipasi aktif melibatkan mitra.&nbsp; Bentuk kegiatan diberikan kepada mitra adalah rancang bangun media budidaya anggur laut dan pendampingan mitra secara berkala dan berkelanjutan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keberdayaan mitra baik melalui rancang bangun media budidaya anggur laut ex-situ yang dirancang secara tepat guna. Hasil lain yang diperoleh dalam pendampingan penerapan teknik budidaya anggur laut yang baik yang memberikan tambahan pengetahuan dan ketrampilan kepada mitra dalam mengelola dan menghasilkan produk anggur laut berkualitas tinggi sesuai standar pasar serta memberikan peningkatan produksi secara berkelanjutan.</p> 2024-12-21T15:35:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/570 Teknis Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik Cair pada Budidaya Tanaman Hortikultura di Desa Watu Melewe Kec.Tinanggea Kab. Konawe Selatan 2024-12-23T03:11:31+00:00 Andi Nurmas [email protected] Robiatul Adawiyah [email protected] Makmur Jaya Arma [email protected] Rahayu Mallarangeng [email protected] <p>Limbah adalah bahan buangan atau bahan sisa yang tidak digunakan lagi dari hasil kegiatan manusia baik pada skala rumah tangga, industri maupun pertambangan. Pada volume tertentu, limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan terhadap kesehatan manusia, sehingga perlu diadakan penanganan yang tepat. Kegiatan ini bertujuan untuk: Memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan limbah organik pertanian yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair. Permasalahan utama adalah petani masih tergantung pada penggunaan pupuk anorganik walaupun sebagian petani sudah menggunakan pupuk kandang namun belum difermentasi sehingga tanaman mudah terserang penyakit.&nbsp; Kegiatan ini diawali dengan observasi langsung di lapangan dan selanjutnya melakukan sosialisasi dengan Kepala Desa dan Jajarannya serta masyarakat Desa Watu Melewe Kec.Tinaggea Kab. Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah kombinasi penyuluhan dan bimbingan teknis: (1) Menyampaikan materi dengan cara ceramah dan diskusi, (2) Praktek pembuatan dan aplikasi POC pada tanaman hortikultura sekaligus tanya-jawab.&nbsp; Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan: (1) masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilannya, (2) dapat memanfaatan dan mengoptimalkan&nbsp; pemanfaatam POC&nbsp; limbah&nbsp; organik rumah tangga dan cara aplikasinya pada tanaman. Dengan diterapkannya teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pupuk sehingga secara ekonomi dapat menguntungkan. Kegiatan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta yang dapat dilihat dari kehadiran dan partisipasi setiap anggota pada setiap tahap kegiatan.&nbsp; Berdasarkan hasil kegiatan, disarankan agar kegiatan ini dapat dilanjutkan dan Desa Watu Melewe Kec.Tinanggea Kab. Konawe Selatan perlu dijadikan Desa Binaan.</p> 2024-12-21T15:36:12+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/571 Aplikasi Lubang Resapan Biopori sebagai Solusi Limbah Organik Sayuran di Kabupaten Bantaeng 2024-12-23T03:11:37+00:00 Muh Dzulkifli Ashan [email protected] Susi Indriani [email protected] Eka Wisdawati [email protected] <p>Sampah organik erat kaitannya dengan lingkungan yang memberikan gambaran kesehatan lingkungan hidup ekosistem. beberapa kasus, terdapat lingkungan yang tidak sehat akibat terjadinya bencana alam, masalah lingkungan, kepunahan keanekaragaman hayati. Salah satu wilayah di Kabupaten Bantaeng adalah wilayah Loka yang terkenal dengan budidaya tanaman sayuran karena mampu menyuplai kebutuhan masyarakat kota Bantaeng dan sekitarnya. Namun terjadi perilaku pembuangan sampah organik tidak pada tempatnya. Belum adanya teknik pengolahan sampah organik yang tepat, membuat pencemaran lingkungan kian terjadi ditambah lagi dengan adanya polusi udara akibat membakar sampah. Saat ini teknik pemanfaatan dan penanggulangan sampah organik yang dilakukan diantaranya pembuatan pupuk kompos, pembuatan pupuk cair dan pembuatan lubang resapan biopori untuk penampungan sampah. Teknik Biopori merupakan kegiatan dengan tujuan memanfaatan ruangan atau pori dibentuk oleh makhluk hidup, seperti mikroorganisme tanah dan akar tanaman untuk menyuburkan tanah. Metode pelaksaan pengabdia ini dimulai dengan persiapan kunjungan awal ke lokasi, pelaksaan kegiatan, pre-test, penyuluhan dilengkapi demonstrasi, melakukan monitoring serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian serta monev menunjukkan respon yang sangat baik dari masyarakat yang ditandai dengan keterlibatan langsung dalam perakitan instalasi biopori dengan pipa PVC bekas. Memberikan saran untuk memperbesar lubang resapan dan tertarik untuk menjaga limbah organik sayuran. Bahkan diantaranya mulai menghasilkan pupuk kompos setiap bulannya agar menambah nilai ekonomi desa Loka secara berkelanjutan.</p> 2024-12-21T15:37:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/proppnp/article/view/572 Pelatihan Penerapan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM Perikanan di Kabupaten Pangkep 2024-12-23T03:11:42+00:00 Wahyuni Zam [email protected] Nur Alam Kasim [email protected] Megawati Megawati [email protected] Rasda Rasda [email protected] <p>Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah di Indonesia sebagai penghasil produk sektor perikanan terbesar di Indonesia. Salah satu sentra produksi hasil perikanan di Sulawesi Selatan yaitu kabupaten Pangkep. Hal ini berdampak pada banyaknya usaha kecil, menengah koperasi (UMKM) sektor perikanan di Kabupaten Pangkep yang cukup memadai untuk dikembangkan. Pengembangan UMKM sektor perikanan tersebut melalui Digital marketing. Digital marketing merupakan suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah merek maupun produk menggunakan media digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian yaitu agar UMKM bisa beradaptasi dan bisa mengkolaborasikan media promosi dan media pemasaran berbasis digital agar UMKM sektor perikanan bisa berkembang. Metode yang dilakukan adalah demonstrasi dan peragaan, melalui pelatihan, praktek dan pendampingan mengenai peningkatan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan digital marketing serta cara memasarkan produk perikanan melalui media online. Masyarakat Desa Pitue mengikuti kegiatan pengabdian dengan antusias dan aktif dan peserta pelatihan ikut mempraktekkan cara memasarkan produk perikanan secara digital. Kegiatan pelatihan bersifat dua arah, sehingga peserta dapat melakukan diskusi jika ada permasalahan dalam melakukan kegiatan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemasaran hasil perikanan secara online, dapat menumbuhkembangkan UMKM sektor perikanan di masyarakat, dan dapat dijadikan sebagai bagian dari pemasaran utama terkait SEO, Google Bisnisku, WhatsApp Business, Design Grafis dengan Canvas, Facebook Ads dan Instagram Ads sehingga dapat meningkatkan akselerasi dan pegembangan UMKM sektor perikanan di kabupaten Pangkep.</p> 2024-12-21T15:38:23+00:00 ##submission.copyrightStatement##
nego77