PENGALENGAN MAKANAN TRADISIONAL SAMBAL ROA PADA UMKM KOTA TERNATE YANG TERDAMPAK PANDEMI COVID-19

  • Hamidin Rasulu Universitas Khaerun Ternate
  • Angela Wulansari Universitas Khaerun Ternate
  • Nurjana Albaar Universitas Khaerun Ternate
Keywords: sambal roa, pengalengan, pandemi COVID-19, makanan tradisional

Abstract

Pandemi karena penyebaran virus SARS-CoV-2 berdampak pada menurunnya pendapatan dari pelaku UMKM di Indonesia. UMKM Asaompu Production di Ternate, Maluku Utara dengan produk utama sambal roa juga mengalami penurunan pendapatan sejak pandemi berlangsung. UMKM Asaompu Production mengemas produknya dengan menggunakan kemasan plastik yang menyebabkan masa simpan produk singkat (2-3 bulan). Masa simpan produk yang singkat membuat UMKM tidak bisa memproduksi terlalu banyak produk karena khawatir tidak habis terjual. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memperpanjang masa simpan sambal roa dengan variasi pengemasan menggunakan teknik pengalengan. Teknik pengalengan akan membuat produk bisa awet hingga 1 tahun bahkan lebih. Pengalengan sambal roa diharapkan dapat meningkatkan masa simpan produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.

Published
2021-12-20