PERBANDINGAN TINGKAT PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH TANAM BENIH LANGSUNG (TABELA) DENGA TANAM PINDAH (TAPIN) DI DESA SABBANG PARU KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN PINRANG

  • Ramadiani Ramadiani Universitas Muhammadiyah Parepare
Keywords: usaha tani, luas lahan, produksi, pendapatan

Abstract

Padi merupakan komoditas tanaman pangan utama yang penting bagi masyarakat Indonesia dalam memenuhi sumber karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh. Desa Sabbang Paru merupakan desa dengan sumber mata pencaharian terbesarnya adalah sebagai petani padi sawah. Upaya dalam meningkatkan produksi dan pendapatan padi sawah Di Desa Sabbang Paru adalah dengan menggunakan teknologi sistem tanam benih langsung (Tabela) dengan tanam pindah (Tapin). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat pendapatan dan perbandingan rata-rata petani padi sawah, 2) Berapa R/C Ratio antar petani padi sawah yang menggunakan sistem tanam pindah (Tapin) dengan tanam benih langsung (Tabela) di Desa Sabbang Paru Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Terdapat 43 sampel
secara keseluruhan dimana 24 sampel untuk petani tabela dan 19 sampel untuk petani tapin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui perhitungan total pendapatan, total penerimaan, dan total biaya yang dikeluarkan selama satu musim tanam. Dari hasil penelitian diperoleh: bahwa perbandingan pendapatan petani yang menerapkan sistem tanam benih langsung (Tabela) dengan pendapatan rata-rata Rp.
14.648.000 sedangkan pendapatan rata-rata sistem tanam pindah (Tapin) sebesar Rp. 15.420.000 di Desa Sabbang Paru Kecamatan Lembang Kabuten Pinrang.

Author Biography

Ramadiani Ramadiani, Universitas Muhammadiyah Parepare

Program Studi Agribisnis

Published
2021-12-20