Kearifan Lokal Budidaya Padi Gogo di Desa Payabenua Kabupaten Bangka

Authors

  • Maryanto 4Program Studi Agroteknologi Jurusan Pertanian, Universitas Bangka Belitung
  • Ibra Fernanda Program Studi Agroteknologi Jurusan Pertanian, Universitas Bangka Belitung
  • Herliana Novita Herliana Novita
  • Tri Lestari Program Studi Agroteknologi Jurusan Pertanian, Universitas Bangka Belitung (UBB)

Keywords:

Good Agricultural Practices (GAP), padi lokal Bangka, pengendalian hama

Abstract

Budidaya padi gogo merupakan salah satu cara untuk mengoptimalkan penggunaan lahan kering yang ada di Pulau Bangka. Padi gogo di Desa Payabenua Kabupaten Bangka umumnya ditanami petani dengan menggunakan varietas padi lokal seperti runteh, radin dan balok merah. Petani melakukan budidaya padi gogo secara turun temurun sehingga cara budidaya masih konvensional. Penelitian ini adalah melakukan pendampingan teknik budidaya padi gogo yang baik kepada petani. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2025 di Desa Payabenua Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Penelitian dilakukan dengan metode diskusi kelompok, bimbingan teknis dan pembuatan demplot di 3 (tiga) lokasi kelompok tani. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa demplot padi gogo dapat menjadi media pembelajaran cara budidaya yang baik Good Agricultural Practices (GAP). Pembuatan demplot mengikuti prosedur teknis yaitu dengan melakukan pengolahan lahan, pembuatan bedengan dan aplikasi pupuk kandang dan pupuk dasar NPK sesuai rekomendasi. Respon petani mitra cukup baik karena ada perbedaan yang signifikan cara budidaya yang sering mereka lakukan dengan cara budidaya yang telah disepakati bersama dengan tim pelaksana. Petani mitra dapat melihat, merasakan dan mengalami bahwa cara budidaya yang dianjurkan lebih memudahkan petani mitra dalam melakukan pemeliharaan tanaman padi gogo terutama pengendalian hama. Pertumbuhan tanaman padi gogo GAP lebih baik dibandingkan dengan cara budidaya yang selama ini dilakukan oleh petani.

Downloads

Published

2026-01-29