Teknologi Tepat Guna Penahan Abrasi Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Pangkep

Authors

  • Muhammad Nadir Program Studi Teknik Kelautan, Jurusan Teknologi Kemaritiman, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Andi Imran Anshari Teknik Kelautan, Teknologi Kemaritiman, dan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Hildayani Teknik Kelautan, Teknologi Kemaritiman, dan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Syatir Suaib Teknik Kelautan, Teknologi Kemaritiman, dan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Keywords:

abrasi pantai, kearifan lokal, teknologi tepat guna

Abstract

Masyarakat pesisir di Kabupaten Pangkep menghadapi ancaman abrasi pantai yang dampaknya dapat mengikis lahan produktif dan mengancam permukiman, sementara solusi konvensional umumnya berbiaya tinggi dan kurang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat Dusun PangempangE, Desa Mandalle, Kabupaten Pangkep melalui transfer teknologi penahan abrasi yang efektif, terjangkau, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan kearifan lokal, diperkenalkan teknologi sederhana berupa pagar bambu sebagai pemecah gelombang dan tanggul karung pasir yang memanfaatkan material setempat. Pelaksanaan kegiatan mencakup tiga tahap, yaitu persiapan, implementasi, dan pasca-implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta terbentuknya struktur fisik yang efektif menahan abrasi. Teknologi ini juga menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Model ini diharapkan menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna berbiaya rendah di wilayah pesisir lainnya

Downloads

Published

2026-01-29