Peningkatan Pendapatan Petani Tambak Melalui Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Sistem Bioflok Dan Resirkulasi di Desa Coppo Tompong Kabupaten Pangkep

Authors

  • Muhammad Ridwan Agribisnis Perikanan, Bisnis, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Ilyas Agribisnis Perikanan, Bisnis, Politeknik Pertanian Negeri Pangkejene Kepulauan
  • Abdullah Agribisnis Perikanan, Bisnis, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • M. Rasda Agribisnis Perikanan, Bisnis, Politeknik Pertanian Negeri Pangkejene Kepulauan

Keywords:

ikan nila, bioflok, pendapatan

Abstract

Kabupaten Pangkep memiliki potensi yang cukup besar dalam pemasaran ikan nila dengan meilhat beberapa faktor seperti lokasi yang strategis karena memiliki akses ke laut dan jaringan transfortasi memadai sehingga memudahkan distribusi ikan nilai ke pasar lokal, Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Ulupadada yang berlokasi di Dususn buruki Desa Coppo Tompong beranggotakan 14 orang membudidayakan ikan nila memiliki kendala kurangnya sumber air tawar pada musim kemarau sehingga budidaya serta luas lahan tambak yang hanya memiliki kurang dari 1 Ha tiap anggota sehingga produksi tidak maksimal. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang budidaya ikan nila sistem bioflok dan resirkulasi serta melakukan pendampingan dalam pengelolaannya. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah melaksanakan penyuluhan dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam hal ini kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Ulupadada tentang bagamana melakukan budidaya sistem bioflok dan resirkulasi. Dari hasilĀ  penyuluhan ini diharapkan kelompok tani tambak dapat menerapkan budidaya ikan nila sistem bioflok untuk meningkatkan pendapatan petani tambak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Coppo Tompong

Downloads

Published

2026-01-29