Sosialisasi Kawasan Konservasi Perairan Di Pesisir Kabupaten Pangkajene Kepulauan Bagi Masyarakat Nelayan

Authors

  • Achmad Setiawan Pengelolaan Pelabuhan Perikanan, Jurusan Teknologi Kemaritiman, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
  • Syamsul Marlin Amir Pengelolaan Pelabuhan Perikanan, Jurusan Teknologi Kemaritiman, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
  • Shidik Burhani Pengelolaan Pelabuhan Perikanan, Jurusan Teknologi Kemaritiman, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep

Keywords:

Konservasi Perairan, Pemberdayaan Masyarakat, Kabupaten Pangkep, Sosialisasi

Abstract

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memiliki potensi kelautan yang besar namun mengalami degradasi ekosistem, ditandai dengan 45% terumbu karang dalam kondisi rusak. Hal ini berdampak pada penurunan hasil tangkapan nelayan sekitar 30-40% dalam lima tahun terakhir. Seiring penetapan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) melalui Perda RTRW Provinsi Sulawesi Selatan No. 3 Tahun 2023, muncul permasalahan rendahnya pemahaman dan partisipasi masyarakat nelayan terhadap regulasi dan manfaat konservasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, keterampilan, dan partisipasi aktif nelayan dalam pengelolaan KKP. Metode yang digunakan meliputi survei awal, Focus Group Discussion (FGD), serta program sosialisasi dan edukasi melalui workshop, dialog partisipatif, dan pelatihan keterampilan penggunaan teknologi GPS. Hingga Oktober 2025, kegiatan telah sampai pada tahap sosialisasi dan edukasi. Hasil survei awal menunjukkan tingkat pemahaman nelayan hanya 25%, yang memperkuat urgensi program. Telah berhasil dikembangkan berbagai materi edukasi dan dilaksanakan workshop yang melibatkan 20 nelayan. Program ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif nelayan dalam pengawasan melalui Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas) demi terwujudnya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan

Downloads

Published

2026-01-29