Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Media Tanam Berbagai Dosis Campuran Pupuk Kandang Ayam Dan Arang Sekam

Authors

  • Robiatul Adawiyah Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Safuan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo
  • Andi Nurmas Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo
  • Wa Ode Vini Alfianita Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo

Keywords:

arang sekam, bawang merah, pertumbuhan, produksi, pupuk kandang ayam

Abstract

Bawang merah memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi, namun produksinya di Sulawesi Tenggara masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah kesuburan tanah yang rendah akibat penurunan kandungan bahan organik tanah karena pemakaian pupuk kimia yang tidak disertai dengan penambahan pupuk organik. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penambahan bahan organik berupa campuran pupuk kandang ayam dan arang sekam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah pada berbagai dosis campuran pupuk kandang ayam dan arang sekam dan menentukan perlakuan yang berpengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan II Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo,dari September sampai Desember 2023. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan dosis campuran pupuk kandang ayam dan arang sekam yang terdiri dari 5 taraf  yaitu 0 t ha-1 (P0), 5 t ha-1 (P1), 10 t ha-1 (P2), 15 t ha-1 (P2) dan 20 t ha-1 (P4).  Setiap perlakuan diulang  3 kali.  Variabel pengamatan : tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, dan berat basah umbi. Data dianalisis menggunakan ANOVA dilanjutkan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah daun umur 30 dan 45 HST, jumlah anakan umur 30, 45 dan 60 HST, jumlah umbi, dan berat basah umbi. Perlakuan yang paling baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah adalah  10 t  ha-1.

Downloads

Published

2026-01-29