Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produk Olahan Kopi Kelor Kaya Gizi di KTH Betara Bersatu Desa Bentenge Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros

Authors

  • Azisah Agribisnis, Universitas Muslim Maros
  • Syamsul Bakhtiar Ass Manajemen, Universitas Muslim Maros
  • Arifin Agribisnis, Universitas Muslim Maros
  • Mohammad Anwar Sadat Agribisnis, Universitas Muslim Maros
  • Abd Asis Agribisnis, Universitas Muslim Maros
  • Asriyani Agribisnis, Universitas Muslim Maros
  • egawati Agribisnis, Universitas Muslim Maros

Keywords:

Diversifikasi, Produk, Kopi, Kelor

Abstract

kopi bubuk tanpa adanya pengembangan produk turunan kopi lainnya. Padahal, inovasi terhadap produk turunan dengan nilai tambah tinggi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan .  Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi dari komoditas kopi serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal untuk peningkatan kesejahteraan.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode kegiatan pengabdian yaitu ada 5 tahapan: 1) Sosialisasi; 2) Pelatihan; 3) Penerapan Teknologi; 4) Pendampingan dan evaluasi; 5) Keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan pengabdian yaitu; kegiatan dilakukan dimulai dengan sosialisasi kepada Kelompok Tani Hutan Betara Bersatu di Desa Bentenge Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros yang dilakukan melalui koordinasi dan sinkronisasi jadwal serta penentuan tempat pelatihan. Selain itu, pemantapan materi pelatihan juga menjadi fokus utama dalam sosialisasi ini.  Pelatihan yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan secara detail tentang cara pengolahan kopi kelor kaya gizi.  Pendampingan dan evaluasi dilakukan dengan melibatkan peserta secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, pendampingan berkelanjutan, evaluasi tindak lanjut: melakukan evaluasi berkala.  Keberlanjutan program yaitu melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan KTH Betara Bersatu untuk pendampingan secara berkelanjutan dan tentunya  juga kerjasama dalam hal pemasaran.  Dengan adanya kegiatan PKM ini peserta meningkat pengetahuannya secara signifikan, ini ditunjukkan dengan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan terkait cara pengolahan kopi kelor bagi peserta.  Untuk hasil post-test sebanyak 48% mengaku tahu, 40% cukup tahu dan 12% sangat tahu.  Untuk kepuasan yaitu 88% merasa sangat puas dan 12% merasa puas.

Downloads

Published

2026-01-29