Optimalisasi Kompos Daun Gamal (Glirisidia sepium) dengan Dosis Berbeda terhadap Produksi Tomat Lokal Muna di Lahan Sub-Optimal
Keywords:
Produksi optimal, Dosis daun gamal, tomat lokal munaAbstract
Tomat lokal Muna salah satu varietas tomat yang berasal dari Kab. Muna Sulawesi Tenggara yang saat ini sudah jarang ditemukan dipasaran akibat kurang dibudidayakan. Hal ini menyebabkan penurunan produksi dan berpotensi mengalami kepunahan. Penelitian bertujuan untuk mengoptimalkan dosis kompos daun gamal di lahan sub optimal untuk memulihkan kesuburan tanah dan meningkatkan produksi tanaman berbasis pertanian organik. Penelitian dilaksanakan di Lab. Lapangan Kebun Percobaan II Fakultas Pertanian UHO, Kendari, berlangsung bulan Juli-September 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu dosis daun gamal yang terdiri dari tanpa perlakuan kompos daun gamal (T0), kompos daun gamal 1,5 kg petak-1 setara dengan 3 t ha-1 (T1), kompos daun gamal 3 kg petak-1 setara dengan 6 t ha-1 (T2), kompos daun gamal 4,5 kg petak-1 setara dengan 9 t ha-1 (T3) dan kompos daun gamal 6 kg petak-1 setara dengan 12 t ha-1 (T4). Variabel produksi yang diamati adalah: umur berbunga 50%, jumlah buah tanaman-1, Jumlah buah yang bernilai ekonomi, berat buah segar tanaman-1 dan produksi (ton ha-1). Data penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam. Apabila nilai F-hitung > nilai F-tabel, maka dilanjutkan dengan Uji BNJ pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis kompos daun gamal berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga 50% dan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah tanaman-1, jumlah buah bernilai ekonomi, berat buah tanaman-1-dan produksi. Produksi tertinggi tomat lokal Muna di lahan sub optimal dicapai pada dosis 6 kg petak-1 setara dengan 12 ton ha-1
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Semnas Politani Pangkep

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
