PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP FEKUNDITAS SIPUT BAKAU Terebralia palustris LINNAEUS 1767

  • Andi Nur Samsi Universitas Sulawesi Barat
  • Rusmidin Rusmidin Universitas Sulawesi Barat
Keywords: Faktor Lingkungan, Fekunditas, Terebralia palustris

Abstract

Siput bakau Terebralia palustris hidup dalam ekosistem mangrove dan akan selalu dipengaruhi oleh lingkungannya. Faktor lingkungan ini dapat berupa salinitas air laut, pH air laut, maupun suhu air laut. Faktor lingkungan ini juga akan berbeda tergantung musim, sehingga akan mempengaruhi fekunditas siput. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan faktor lingkungan (suhu, salinitas, dan pH air laut) dengan fekunditas siput. Penelitian ini dilakukan di Pulau Pannikiang, Kabupaten Barru yang dimulai pada bulan Agustus 2018 sampai Juli 2019. Kegiatan sampling dilakukan sekali setiap bulan. Sampling dilakukan dengan menggunakan plot ukuran 1x1 meter yang diletakkan secara acak. Data dianalisis dengan menggunakan metode ANOVA. Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor lingkungan (suhu, salinitas, dan pH air laut) mempengaruhi fekunditas sipau bakau T. palustris secara signifikan (sig < 0,05). Faktor lingkungan di ekosistem mangrove mempengaruhi fekunditas siput bakau T. palustris.

Author Biographies

Andi Nur Samsi, Universitas Sulawesi Barat

Fakultas Pertanian dan Kehutanan

Rusmidin Rusmidin, Universitas Sulawesi Barat

Fakultas Pertanian dan Kehutanan

Published
2021-12-20