EFEKTIFITAS VAKSIN SEL UTUH Streptococcus agalactiae YANG DIRENDAM PADA Artemia SP. DENGAN WAKTU PEMBERIAN YANG BERBEDA PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
Abstract
Penyakit yang paling sering dijumpai pada budidaya ikan nila adalah streptococcosis, yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus agalactiae. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penyakit streptococcosis yaitu dengan cara menumbuhkan kekebalan dalam tubuh ikan dengan vaksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitasi vaksin sel utuh S. agalactiae yang direndam pada Artemia sp dengan interval waktu pemberian vaksin yang bebeda untuk pencegahan terhadap Streptococcosis pada ikan nila. Benih ikan nila yang digunakan dalam penelitian adalah ukuran 2-3 cm, dipelihara dalam stoples volume 3 liter sebanyak sepuluh ekor/stoples. Lama waktu perendaman vaksin pada Artemia sp. yaitu 30 menit dengan waktu pemberian vaksin 1 kali pada hari ke-1, 3 kali pada hari ke-1, hari ke-3, hari ke-5 dan 5 kali pada hari ke-1 sampai hari ke-5. Parameter yang diamati yaitu relative percent survival (RPS). Hasil penelitian nilai RPS menunjukkan perlakuan antara vaksin dan kontrol berbeda nyata (P<0,05). Nilai RPS tertinggi didapatkan pada perlakuan 4 dengan nilai 93,33%, Selanjutnya RPS 72,2% pada perlakuan 3 serta RPS 16,6% pada perlakuan 2 yang tidak beberda nyata terhadap kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan 4 dan perlakuan 3 memberi proteksi terhadap streptococcosis pada benih ikan nila.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.