PENGOLAHAN IKAN LELE (Clarias sp.) SECARA ZERO WASTE MENJADI PRODUK OLAHAN MAKANAN DAN PUPUK ORGANIK CAIR DI AKADEMI KOMUNITAS NEGERI REJANG LEBONG
Abstract
Penerapan konsep zero waste pada pengolahan ikan lele dilakukan dengan memanfaatkan seluruh bagian ikan untuk menjadi produk olahan makanan serta sisa produksi dari pengolahan dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses produksi pempek dan kerupuk ikan lele, mengetahui pembuatan pupuk organik cair, mengetahui karakteristik dari pempek dan kerupuk ikan lele meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur, dan mengetahui peluang usaha dari produk pempek dan kerupuk ikan lele. Metode Analisis data secara deskritif kuantitatif dengan teknik survei menggunakan hasil uji sensoris, uji lemak dan studi literatur. Sampel yang digunakan sebanyak 4 sampel yaitu pempek telur, pempek adaan, pempek lenjer, dan kerupuk. Hasil pegamatan didapatkan yaitu proses produksi pempek dan kerupuk dapat dilakukan dengan baik dengan hasil uji hedonik rata-rata 4 (suka) dan uji lemak bernilai 2,62%, 2.35%, 1,96% dan 3,28%. Parameter usaha selama satu bulan dengan penerimaan (Rp.2.160.000), Laba (Rp.882.000), dan R/C ratio (1,6). Sisa produksi berupa limbah organik dari kegiatan produksi digunakan untuk menbuat pupuk organik cair sehingga pengolahan ikan lele yang dilakukan tanpa limbah. Kesimpulan dari hasil pengeolahan ikan lele secara zero waste menjadi produk olahan makanan dan limbah pengolahan menjadi pupuk organik cair di Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong layak untuk dilaksanakan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.