KEBIASAAN MAKANAN IKAN KUDU-KUDU, Lactoria cornuta (Linnaeus, 1758) DI PERAIRAN TELUK LAIKANG, KABUPATEN TAKALAR

  • Suwarni Suwarni FIKP, Universitas Hasanuddin
  • Arnawana Arnawana Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, FIKP, Universitas Hasanuddin
Keywords: Lactoria cornuta, Kebiasaan Makanan.

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis jenis dan jumlah makanan, makanan utama, makanan pelengkap dan makanan tambahan ikan kudu-kudu (Lactoria cornuta). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2018. Pengambilan sampel dilakukan di Desa Laikang, Kabupaten Takalar. Pengambilan sampel ikan kudu-kudu diperoleh dari hasil tangkapan sampingan nelayan di Desa Laikang. Analisis sampel dilaksanakan di Laboratorium Biologi Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Metode pengambilan ikan contoh dilakukan selama 2 bulan dengan interval waktu 1 kali dalam sebulan. Analisis data yang digunakan adalah Indeks Bagian Terbesar (IBT) dan panjang relatif alat pencernaan (PRAP). Dari jumlah sampel yang diperoleh selama penelitian sebanyak 104 ekor yang terdiri dari 66 ikan jantan dan 38 ikan betina. Berdasarkan hasil analisis kebiasaan makanan ikan kudu-kudu dari waktu pengambilan sampel, ukuran tubuh dan jenis kelamin, jenis makanan yang dimakan oleh ikan kudu-kudu (Lactoria cornuta) yang mendominasi yaitu Cyanophyta dan Desmidiacea. Berdasarkan waktu pengambilan sampel pada bulan Mei dengan IBTnya masing-masing 45.78% dan 48.75%, pada bulan Juni 56.04% dan 37.9542%, pada bulan Juli yang mendominan yaitu Desmidiacea 66.90%. Berdasarkan ukuran tubuh yang jenis makanan yang mendominan yaitu Cyanophyta dengan masing-masing bernilai 47.73% pada ukuran kecil, 44.57% pada ukuran sedang dan 40.11% pada ukuran besar. Kemudian berdasarkan jenis kelamin 47.46% pada ikan betina dan 48.65% pada ikan jantan. Hasil analisis perbandingan panjang alat pencernaan (usus) dengan panjang tubuh ikan maka ikan kudu-kudu bersifat omnivora.

Published
2021-12-20