Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L) pada Pemberian Berbagai Jenis Kompos Berbasis Kotoran Sapi pada Tanah Ultisol (Podsolik Merah Kuning)

  • Muhammad Yusuf Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian
  • Muhammad Kadir Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian https://orcid.org/0000-0001-5904-7709
  • St Chadijah Program Studi Pengelolaan Perkebunan Kopi, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian
  • Sulham Sulham Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian:
  • Sitti Nur Aminah Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian:
  • Auliya Al Amaliya Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian
Keywords: Terung, kompos, kotoran sapi, limbah nilam, limbah kakao

Abstract

Pengembangan tanaman hortikultura pada lahan-lahan dengan kondisi tanah yang miskin hara atau sangat terbatas membutuhkan input bahan organik diantaranya berupa pupuk kompos yang diharapkan akan memperbaiki struktur tanah juga dinamika perbaikan pergerakan air dan unsur hara. Jenis tanah yang cukup luas khususnya di Sulawesi Selatan adalah jenis tanah ultisol, merupakan Jenis tanah yang miskin hara, oleh karena itu  penambahan jenis bahan penyusun pupuk organic sangat berpengaruh terhadap kemampuan penyerapan air dan hara tanaman pada tanah tersebut . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dinamika Pertumbuhan Tanaman terung pada tanah ultisol dengan berbagai dosis kompos  kotoran sapi + limbah tanaman. Menggunakan Terung ungu varietas Antaboga, penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 12 kombinasi Perlakuan: Kontrol Tanpa Pupuk dan 2 Kontrol dosis Pupuk Kimia. Perlakuan tersebut terdiri dari Tanpa Kompos (Kontrol), Kompos Kotoran Sapi + Limbah Kakao 25  ton.Ha-1, Kompos Kotoran Sapi + Limbah Kakao (KS + PK) 50   ton.Ha-1, Kompos Kotoran Sapi + Limbah Kakao (KS + PK) 75   ton Ha-1, KS + Limbah Nilam (KS + NI) 25  ton.Ha-1, KS + Limbah Nilam (KS + NI) 50  ton.Ha-1, KS + Limbah Nilam (KS + NI) 75  ton.Ha-1, KS + Limbah Kakao + Limbah Nilam (KS+PK+NI) 25  ton. Ha-1, KS + Limbah Kakao + Limbah Nilam (KS+PK+NI) 50  ton.Ha-1, KS+ Limbah Kakao + Limbah Nilam (KS+PK+NI) 75  ton.Ha-1, Pupuk NPK 40 kg.Ha-1, dan Pupuk NPK 60 kg.Ha-1. Hasil penelitian diperoleh parameter bahwa tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang tanaman yang menunjukkan hasil lebih baik yaitu perlakuan kompos kotoran sapi + Limbah Kakao 25 ton.Ha-1.  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan,  bahwa pemberian kompos kotoran  sapi + Limbah Kakao 25 ton.Ha-1 adalah perlakuan yang memberikan pengaruh terbaik dan hasil teringgi terhadap pertumbuhan tanaman terung ungu.

Published
2023-12-23