Peran Pupuk Organik Padat dan Variasi Jarak Tanam Pada Tanaman Kedelai Di Lahan Marjinal
Abstract
Pupuk organik padat salah satu sumber bahan organik yang berperan penting memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, meningkatkan pH, C-organik dan ketersediaan N, P, K pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pupuk organik padat dan variasi jarak tanam terhadap pertumbuhan tanaman kedelai di lahan marjinal. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan II Fakultas Pertanian UHO mulai September-Desember 2022. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama jenis pupuk organik padatĀ (P) terdiri dari tiga perlakuan yaitu tanpa pupuk organik padat (P0), pupuk kandang sapi (P1) dan pupuk kandang kambing (P2). Faktor kedua Variasi Jarak Tanam (V) yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu jarak tanam 80 cm x 40 cm (V1), jarak tanam 60 cm x 40 cm (V2) dan jarak tanamĀ 40 cm x 40 cm (V3). Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik padat berpengaruh sangat nyata secara mandiri terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, umur berbunga dan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah cabang. Sedangkan variasi jarak tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati. Hasil penelitian terbaik diperoleh pada perlakuan pupuk kandang kambing (P2) dan dapat direkomendasikan untuk dijadikan sebagai acuan dalam budidaya tanaman kedelai di lahan marjinal.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.