Fortifikasi Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L.) pada Pakan Terhadap Laju Pengosongan Lambung dan Kadar Glukosa Darah Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Abstract
Salah satu masalah mendasar pada produksi budidaya ikan nila yaitu kurangnya nilai kecernaan pakan yang berdampak pada keefektifan dan keefisienan pemanfaatan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung daun pepaya pada pakan terhadap keefektifan pemberian pakan yang diamati pada laju pengosongan lambung dan kadar glukosa darah ikan nila. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan perbedaan dosis tepung daun pepaya yaitu 0, 2, 4, dan 6%. Benih ikan nila yang digunakan berukuran 1,4 gram dengan Panjang 3,2 cm yang diberi pakan selama 30 hari. Pengamatan pada laju pengosongan lambung dan kadar glukoksa darah ikan nila terlebih dahulu dipuasakan selama 24 jam dan kemudian diberi pakan secara adlibitum. Pengambilan isi lambung dan pengukuran kadar glukosa darah ikan diamati setiap interval waktu satu jam. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa ikan nila yang diberi pakan yang di fortifikasi tepung daun pepaya dosis 2% dan 6% mengalami pengosongan lambung pada jam ke-6 dibanding perlakuan lainnya, sedangkan kadar glukosa darah ikan nila yang diberi pakan dengan penambahan tepung dau pepaya dosis 2% lebih cepat mengalami puncak peningkatan kadar glukosa darah dan menurun pada jam ke-4 post prandial. Hal ini menunjukkan potensi dari daun pepaya terfermentasi untuk meningkatkan nilai efisiensi pakan ikan nila.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.