Analisis Pemasaran Ikan Segar di Pelabuhan Perikanan (PPN) Kwandang Gorontalo Utara
Abstract
Pentingnya pemasaran ikan dalam sektor perikanan tidak bisa diabaikan, mengingat perannya dalam rangkaian tahapan agribisnis perikanan. Tahapan tersebut meliputi rantai praproduksi, diikuti oleh rantai produksi yang mencakup penangkapan ikan, serta tahap akhir yaitu rantai pasca produksi yang mencakup pengolahan dan pemasaran. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang sebagai memiliki peran kunci dalam distribusi dan pemasaran hasil tangkapan ikan. Namun, kendala dalam pemasaran dapat mempengaruhi mutu. Tujuan penelitian ini untuk: (1) menganalisis lembaga yang terlibat dalam pemasaran ikan segar; (2) menganalisis metode pemasaran ikan segar di PPN Kwandang. Penelitian dilakukan di PPN Kwandang pada bulan September-Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman dan analisis marjin pemasaran serta analisis share yang diterima produsen. Hasil penelitian menunjukan bahwa lembaga yang terlibat dalam pemasaran ikan segar di PPN Kwandang, mencakup nelayan sebagai produsen, pedagang besar dan pedagang kecil sebagai pedagang perantara, industri pengolahan dan konsumen. Ada 4 (empat) saluran pemasaran ikan segar di PPN Kwandang yaitu saluran pemasaran I: nelayan – pengepul - pedagang kecil - konsumen lokal; saluran pemasaran II: nelayan - pedagang kecil - konsumen lokal; saluran pemasaran III: nelayan - pedagang besar - konsumen luar daerah; dan saluran pemasaran IV: nelayan – pengepul - industri pengolahan. Saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran I dan II karena marjin pemasaran paling rendah, yakni 40%.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.