Karakteristik Organoleptik, Kadar Abu, dan pH Cangkang Bulu Babi dari Limbah Industri

  • Agussalim Matti Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Rahmawati Saleh Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Luthfia Luthfia Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
Keywords: limbah bulu babi, metode deskriptif , mineral, organoleptik, stunting

Abstract

Pengolahan bulu babi di PT NNS Makassar menghasilkan produk samping berkisar 94% berupa cangkang, Limbah cangkang bulu babi dapat diolah untuk mendapatkan nilai tambah sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi. Sebelum diolah untuk tujuan tertentu, limbah cangkang bulu babi harus diketahui sifat organoleptiknya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sifat organoleptik, kadar abu, dan pH limbah cangkang bulu babi dari industri. Metode analisis organoleptik yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengkuantifikasi atribut kenampakan, warna, tekstur, dan aroma limbah cangkang bulu babi. Analisis kadar abu dan pH dilakukan untuk mendapatkan data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan warna dan kenampakan limbah cangkang bulu babi berwarna kecoklatan sampai hitam pekat disebabkan oleh adanya residu gonad dan selaput pembungkus gonad yang menempel pada cangkang. Residu ini berpotensi menjadi nutrisi bagi pertumbuhan mikroba secara umum. Aroma khas bulu babi masih tercium, tetapi tidak terlalu tajam yang menunjukkan bahwa limbah cangkang bulu babi yang diuji sudah tidak segar lagi. Tekstur limbah cangkang bulu babi yang dianalisis menunjukkan mudahnya retak jika diberikan tekanan yang kuat. Retakan atau pecahan cangkang juga emperlihatkan bentuk dan susunan cangkang yang berkapur dan tampak seperti berpasir. Nilai pH limbah cangkang bulu babi sebesar 9 atau alkali, namun masih termasuk basa lemah. Nilai pH 9 dapat memperkuat keberadaan mineral, terutama kalsium dalam limbah cangkang bulu babi.  Berdasarkan hasil kajian ini, direkomendasikan limbah cangkang bulu babi dari industri dapat diolah lebih lanjut untuk dijadikan sebagai sumber mineral, termasuk untuk melihat potensinya sebagai salah satu sumber Zink dan Fe yang bisa berperan dalam mencegah dan mengatasi stunting.

Published
2023-12-24