KEHADIRAN DAN KOMPOSISI JENIS IKAN PADA HABITAT BIOLOGICAL FISH AGREGATING DEVICES (BioFADs) Di PERAIRAN TANEKEKE, SELAT MAKASSAR
Abstract
Habitat padang lamun dominan sudah mengalami kerusakan sehingga diduga menyebabkan berkurangnya populasi ikan-ikan demersal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehadiran dan komposisi jenis ikan-ikan demersal pada daerah sekitar padang lamun yang dipasang Biological Fish Agregating Devices (Bio-FADs). Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yakni Juni sampai Juli 2021 di Pulau Tompotana Tanakeke, Takalar. Penelitian menggunakan metode experimental fishing dengan memasang Bio-FADs pada dua (2) habitat lamun yakni lamun bagus dan lamun rusak. Pengamatan kehadiran dan komposisi jenis ikan dilakukan 18 kali trip dengan menggunakan kamera bawah air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ikan pada kedua habitat berjumlah 736 ekor yang terdiri dari habitat lamun bagus sebanyak 293 ekor (39,81%) dan habitat lamun rusak sebanyak 443 ekor (60,18%). Secara keseluruhan ditemukan 20 jenis ikan dengan rincian komposisi jenis ikan pada lamun bagus ditemukan 14 jenis dan lamun rusak ditemukan 16 jenis, dengan kondisi ada jenis ikan yang ditemukan pada kedua habitat. Pada padang lamun rusak didominasi ikan jenis Siganus virgatus dan pada lamun bagus didominasi jenis Pentapodus bifasciatus. Bahwa kehadiran dan komposisi jenis ikan pada Bio-FADs yang dipasang pada lamun rusak lebih tinggi dibanding lamun bagus.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.