Pengaruh Substitusi Probiotik Pada Pakan Terhadap Efisiensi Pakan Dan Performa Ayam Kampung (Gallus gallus sp.)
Abstract
Sektor unggas merupakan salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap pemenuhan gizi khususnya protein hewani. Ayam kampung memiliki kontribusi besar sebagai penyedia daging dan telur untuk dalam konsumsi protein hewani terutama bagi masyarakat perdesaan. Secara umum permintaan akan produk ayam kampung belum mampu dipenuhi. Salah satu alternatif yang dapati dilakukan untuk mengatasi masalah ini yaitu meningkatkan efisensi pakan. Probiotik merupakan makanan tambahan berupa mikroba hidup baik bakteri maupun kapang yang mempunyai pengaruh menguntungkan pada hewan inang dengan memperbaiki mikroba dalam saluran pencernaan. Probiotik diketahui dapat meningkatkan bakteri asam laktat dalam usus ayam. penelitian dilaksanakan di kandang ayam Teaching Farm Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, yang disusun menggunakan rancangan acak lengkap yang dilakukan dalam 2 tahap penelitian, yaitu lama fermentasi pakan dan pengaplikasikan pakan terfermentasi. Pada maisng-masing tahap penelitian perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan pada tahap pertama adalah 1 hari (T1), 2 hari (T2) dan 3 hari (T3). Sedangkan pada penelitian tahap kedua yaitu (P0): kontrol, P1 : 40% pakan fermentasi + 60% pakan komersil, P2 : 50% pakan fermentasi + 50% pakan komersil dan P3 : 60% pakan fermentasi + 40% pakan komersil. Parameter yang amati pada penelitian tahap pertama adalah bahan kering dan bahan organik pakan sedangkan pada tahap kedua; kecernaan, FCR, PBB, dan konsumsi. Pada penelitian tahap pertama telah diperoleh hasil pakan yang telah terfermentasi dengan hasil terbaik pada P3, dengan kandungan BK sebesar 12.66% dan BO sebesar 94.85%. hasill ini menunjukkan bahwa lama fermentasi dengan probiotik dapat meningkatkan kandungan nutrisi pakan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.