Kualitas Organoleptik Nugget Ayam Dengan Pemberian Biji Chia Seed Dan Biji Rami (flax seed)
Abstract
Perkembangan keilmuan kini telah banyak melakukan penelitian berupa inovasi teknologi pengolahan daging ayam menjadi nugget menggunakan bahan-bahan alami yang kaya manfaat seperti penambahan sayuran hijauan tinggi serat yang mampu menekan kadar kolesterol jahat. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba inovasi baru dengan penggunaan biji chia seed dan biji rami (flax seed) yang juga tinggi kandungan seratnya dan mampu membentuk gel ketika dicampur air sehingga bisa menggantikan putih telur dalam mengemulsi dan menstabilkan antar bahan-bahan dalam adonan nugget ayam yang tentu bisa mempengaruhi kualitas organoleptik nugget, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas organoleptik nugget ayam yang diberi chia seed dan flax seed. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 3 kali ulangan yaitu : N0 = Nugget dengan telur 100 gr (2 butir), N1 = Nugget tanpa telur + chia seed 15 gr ( 2 sdm) (dilarutkan dalam 6 sdm air), N2 = Nugget tanpa telur + flax seed 15 gr (2 sdm) (dilarutkan dalam 6 sdm air), N3 = Nugget tanpa telur + chia seed 7,5 gr (1 sdm) (dilarutkan dalam 3 sdm air) + flax seed 7,5 gr (3 sdm). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik terhadap nugget yang diberi perlakuan adalah berbeda nyata pada teksturnya, namun warna, aroma, cita rasa, dan tingkat kesukaan tidak berbeda nyata. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu perlakuan penambahan flax seed dapat membuat tekstur nugget lunak tidak padat (4), sementara perlkauan penambahan chia seed membuat tekstur nugget agak alot padat (3).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.