Permintaan Produk Peternakan di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros
Abstract
Sektor peternakan merupakan sektor yang cukup penting dalam proses pemenuhan kebutuhan pangan (sumber protein hewani) bagi masyarakat. Untuk itu dilakukan penelitian untuk mengetahui (1) Produk peternakan apa saja yang dikonsumsi oleh masyarakat di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros, (2) Faktor yang menyebabkan masyarakat di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros mengkonsumsi produk peternakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan pertimbangan bahwa salah satu upaya dalam menurunkan tingkat stunting adalah dengan pemenuhan protein hewani yang cukup. Kecamatan Tanralili sebagai tempat penelitian karena merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Maros yang memiliki 195 orang yang terdampak stunting per April 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli-September 2023 dengan menggunakan metode survei. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berkunjung di Puskesmas Tanralili selama penelitian yang ditentukan secara simple random sampling dengan kriteria usia 15-64 tahun. Pengumpulan data diawali dengan wawancara kemudian melakukan pengisian kuisioner kepada responden. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Produk peternakan yang umumnya dikonsumsi oleh masyarakat di Kecamatan Tanralili adalah daging sapi, daging kerbau, daging kuda, daging kambing, daging ayam ras, daging ayam buras, daging itik, telur ayam, telur itik, telur puyuh, susu cair pabrik, susu kental manis, serta susu bubuk. (2) Faktor yang menyebabkan masyarakat di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros melakukan permintaan terhadap produk peternakan adalah disebabkan oleh 15.56% harga produk peternakan, 6.66% harga produk lain, 26,67% tingkat kesukaan, 33,33% mudah diperoleh, 15.56% tingkat pendapatan, serta 2.22% karena faktor lainnya.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.