Uji homogenitas dan viskositas sabun cair dengan penambahan ekstrak bunga rosella merah (Hibiscus sabdariffa L.)
Abstract
Sabun merupakan salah satu produk yang digunakan sebagai pembersih. Berbagai macam jenis dan merk sabun cair beredar di pasaran dengan penambahan berbagai varian aroma dan warna. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengujian homogenitas dan viskositas sabun cair dengan penambahan ekstrak bunga Rosella merah (Hibiscus sabdariffa L.). Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental, mulai dari persiapan bahan dan alat hingga pembuatan produk sabun cair dengan penambahan ekstrak bunga rosella sebesar 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Sabun kemudian di uji homogenitas serta viskositasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun cair di semua formulasi yang berbeda memiliki nilai homogenitas yang semakin meningkat. Hal ini sesuai dengan SNI tentang sabun cair yang menyatakan bahwa sediaan sabun dalam bentuk cair tidak boleh terdapat endapan atau tidak homogen. Salah satu persyaratan sabun cair yang baik adalah tidak terlihat adanya butir–butiran kasar. Hasil pengujian viskositas menunjukkan bahwa keseluruhan formulasi sabun cair telah memenuhi syarat standar viskositas sabun cair yang baik dan masih dalam batas standar, yakni 960, 1314, 2020, 2412, dan 2840 Cps. Semakin tinggi konsentrasi penambahan ekstrak bunga rosella yang ditambahkan maka semakin tinggi juga nilai viskositasnya. Nilai viskositas merupakan ukuran kekentalan fluida pada sabun cair yang menyatakan besar kecilnya gesekan di dalam sabun. Semakin tinggi nilai viskositas suatu sabun cair maka sabun cair akan memiliki waktu penyimpanan yang semakin lama. Jadi dapat simpulkan bahwa berdasarkan hasil pengujian homogenitas dan viskositas, sabun cair dengan ekstrak bunga rosella merah telah memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia) sabun cair.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.