Peluang usaha beternak ayam Broiler di Kampung Massaloeng Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros
Abstract
Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, taraf pendidikan dan pendapatan masyarakat, beternak ayam broiler mempunyai prospek pasar yang sangat baik. Hal ini didukung oleh karakteristik produk yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat, harga relatif murah dan mudah diperoleh. Disamping itu, ayam broiler merupakan pendorong utama penyediaan protein hewani nasional sehingga peluang yang baik ini menjadi lebih terbuka. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Massaloeng Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk mitra yang mandiri secara ekonomi, meningkatkan keterampilan berpikir dan keterampilan lainnya, serta melaksanakan tridarma perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan Juli-September 2022. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan tentang peluang usaha beternak ayam broiler, pelatihan tentang budidaya ayam brioler, serta pendampingan dan pembinaan selama satu periode . Pada kegiatan ini, mitra menerima 100 ekor DOC (day old chick) broiler serta pakan sesuai kebutuhan hingga panen selama satu periode. Hasil yang diperoleh adalah (1) Keuntungan yang didapatkan Rp 611.500, (2) Benefit Cost Ratio, B/C Ratio = 1,25 (3) Breek Even Point, BEP Harga = Rp. 16.710/kg dan BEP Jumlah = 115, 38/kg. Berdasar dari hasil tersebut, maka disimpulkan bahwa beternak ayam broiler sangat berpeluang dilakukan di Kampung Massaloeng Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros karena mampu menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan melakukan pembinaan kepada warga masyarakat Kampung Massoleang dalam melakukan budidaya ayam broiler.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.