Desain umpan untuk kepiting rajungan di Barru
Abstract
Kepiting rajungan, bagi masyarakat Sulawesi Selatan adalah makanan populer, bernilai ekonomis penting dan komoditas ekspor. Rajungan di dapatkan dari penangkapan di laut dengan alat tangkap bubu. Metode pengoperasian dengan memasang umpan dalam bubu kemudian di buang di ke laut dengan sistem long line. Umpan adakalanya jatuh, atau habis dimakan oleh kepiting atau ikan lainnya sehingga mengurangi hasil tangkapan. Fungsi desain umpan adalah mengatasi kondisi umpan jatuh/habis, menghemat umpan dan kemudahan mendapatkan bahan umpan. Hasil penelitian selama empat trip menunjukkan bahwa desain umpan tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan sehingga fungsi desain umpan dapat di manfaatkan oleh nelayan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.