Penggunaan batang pepaya dalam pengendalian penyakit infeksi bakteri pada pembesaran ikan Nila
Abstract
Permasalahan yang sering muncul dalam usaha budidaya ikan nila adalah serangan penyakit bakteri yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila. Penyakit ini menyerang ikan nila pada berbagai ukuran dari ukuran benih sampai ukuran konsumsi, namun nila pada ukuran benih lebih rentan terhadap serangan bakteri ini, dapat menyebabkan kematian hingga mencapai 80%. Pengendalian penyakit ini biasanya dilakukan dengan menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik dikhawatirkan akan menimbulkan residu dalam tubuh ikan dan membahayakan manusia yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif yang aman digunakan, murah, dan tidak merugikan. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mengamati efektifitas penggunaan batang pepaya dalam pengendalian penyakit yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan nila. Kandungan yang dimiliki batang pepaya antara lain 5,24% karbohidrat, 2,74% serat, 0, 32% protein dan 82,32% air. Manfaat dari batang pepaya adalah untuk mendukung metabolisme tubuh, hal ini dikarenakan batang pepaya mengandung protein yang mampu meningkatkan penyerapan nutrisi dan melancarkan penyerapan sehingga metabolisme menjadi lebih lancar sehinggaakan lebih tahan terhadap penyakit. Hasil pengamatan didapatkan tingkat kelangsungan hidup sebesar 65% pada umur 137 hari pemeliharaan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.