Mutu abon Kerang Darah (Anadara granosa) dengan Dami Nangka sebagai bahan pengisi

  • Sitti Nurmiah Program Studi Agroindustri Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Arham Rusli Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan
  • Rezky Amalya Mahasiswa Program Studi Agroindustri Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Fitriani Fitriani Mahasiswa Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan
Keywords: abon, dami nangka, Kerang Darah

Abstract

Abon merupakan salah satu produk olahan daging yang dikenal dan digemari semua golongan masyarakat Indonesia. Penambahan dami nangka sebagai bahan subtitusi merupakan pemanfaatan limbah yang diharapkan dapat memberikan volume abon kerang sebagai bahan lauk pauk dan sumber protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mutu abon kerang darah dengan penambahan dami nangka. Parameter mutu abon yang dianalisis adalah kadar air dan kadar protein. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah proporsi penggunaan daging kerang darah dan dami nangka yaitu P1 (70%:30%); P2 (60%:40%) dan P3 (50%:50%).  Setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan dami nangka terhadap abon kerang darah berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar protein yang dihasilkan. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan penggunaan daging kerang darah 70% dan dami nangka 30%. Formulasi kombinasi daging kerang darah dan dami nangka yang terbaik ini menghasilkan abon kerang darah dengan kadar air 9.26% dan protein 16,12%.

Published
2022-12-05