Pengaruh pemberian kombinasi tepung jintan hitam Dan tepung daun mengkudu terhadap biaya produksi Dan pendapatan usaha ternak puyuh
Abstract
Salah satu penyakit yang biasa menyerang puyuh adalah radang usus yang akan berdampak pada penurunan produktifitasnya. Pemberian pakan tambahan berupa kombinasi tepung jintan hitam (Nigella Sativa) dan tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia L) akan dapat memaksimalkan pertambahan bobot badan puyuh, karkas dengan kualitas lebih baik, serta tidak rentan terserang penyakit sehingga bisa meningkatkan harga jual produksi puyuh. Penggunaan pakan tambahan herbal tersebut tentu akan menambah biaya produksinya, sehingga berimbas pada pendapatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pakan tambahan berupa kombinasi tepung jintan hitam (Nigella Sativa) dan tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia L) terhadap biaya produksi dan pendapatan puyuh petelur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 4 ulangan dengan masing-masing ulangan terdiri dari 6 ekor puyuh. Perlakuan pakan yang diberikan adalah P0: pakan basal (kontrol), P1 = pakan basal + 1% tepung jintan hitam + 3% tepung daun mengkudu, P2 = pakan basal + 2 % tepung jintan hitam + 2% tepung daun mengkudu, P3 = pakan basal + 3 % tepung jintan hitam + 1% tepung daun mengkudu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan tambahan berupa kombinasi tepung jintan hitam (Nigella Sativa) dan tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia L) berpengaruh nyata meningkatkan biaya produksi (P<0.05) tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0.05) dalam meningkatkan pendapatan dan Income Over Feed Cost (IOFC) selama ±4 pekan pemeliharaan. Perlakuan terbaik untuk menghasilkan pendapatan dan IOFC yang tertinggi adalah perlakuan pemberian pakan tambahan berupa kombinasi 1% tepung jintan hitam dan 3% tepung daun mengkudu (P1).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.