Potensi pasir pesisir sebagai media tumbuh pada budidaya tanaman selada (Lactuca sativa L.) secara hidroponik substrat di polibeg
Abstract
Ketersediaan lahan yang ideal untuk tanaman selada terutama di daerah pesisir sangat terbatas. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan budidaya tanaman selada dengan sistem hidroponik substrat dalam polibeg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pasir pesisir sebagai media tumbuh tanaman selada yang dibudidayakan secara hidroponik substrat di polibeg dibandingkan dengan media tumbuh top soil. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo dan di Laboratorium Agroteknologi Unit Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 taraf perlakuan yaitu: top soil (K0), Pasir : pupuk kandang sapi = 4:1 (K1), Pasir : pupuk kandang sapi = 3:2 (K2), Pasir : pupuk kandang sapi = 3:2 (K3), Pasir : pupuk kandang sapi = 1:4 (K4). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, berat berangkasan basah (g), dan berat berangkasan kering (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir pesisir berpotensi sebagai media tumbuh tanaman selada. Perlakuan pasir pesisir : pupuk kandang kotoran sapi (1 : 4 ( (K4)) dan perlakuan pasir pesisir : pupuk kandang kotoran sapi (2 : 3 (K2)) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.