PROSES PEMBEKUAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus malabaricus) DI PT. GLOBAL MAJU PRATAMA PATTENE SULAWESI SELATAN

  • Nur Isma Wahyuni Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Luthfia Luthfia Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Ikbal Syukroni Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
Keywords: Beku, Ikan, Kakap, Lutjanus, Malabaricus

Abstract

Proses Pembekuan Ikan Kakap Merah di PT. Global Maju Pratama Pattene, Sulawesi Selatan. Pembekuan merupakan cara pengawetan bahan pangan dengan cara membekukan bahan pada suhu di bawah titik beku pangan tersebut. Sehingga dengan membekunya sebagian kandungan air bahan atau dengan terbentuknya es (ketersediaan air menurun), maka kegiatan enzim dan jasad renik dapat dihambat atau dihentikan sehingga dapat mempertahankan mutu bahan pangan. Pembekuan berarti pemindahan panas dari bahan yang disertai dengan perubahan fase dari cairan kepadat dan merupakan salah satu proses pengawetan yang umum dilakukan untuk penanganan bahan pangan.  Ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) salah satu kandidat spesies untuk pengembangan budidaya di laut Indonesia. Pembekuan ikan kakap merah di PT. Global Maju Pratama yaitu pembekuan cepat (Quik freezing). Pembekuan cepat merupakan pembekuan dengan thermal arrest time tidak lebih dari dua jam. Ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) merupakan ikan yang termasuk golongan ikan demersal (ikan yang hidup pada dasar perairan) dapat hidup pada daerah perairan dangkal sampai laut dalam. Ikan kakap merah mempunyai tubuh yang memanjang dan melebar, gepeng atau lonjong, kepala cembung atau sedikit cekung.Proses pembekuan ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) terdiri dari 13 tahapan yakni penerimaan bahan baku, penimbangan I, WGGS (Whole Gilled Gutted Scalet), pencucian, penimbangan II, penyusunan dalam pan, pembekuan di ABF, penimbangan III, penimbangan IV, pengemasan menggunakan plastik, pengemasan dalam master carton, penyimpanan dalam cold storage, dan pengiriman (export).

Published
2021-12-20