PENERAPAN REKAYASA LAMPU LED BAWAH LAUT “LAMBALU” PADA BAGAN TANCAP DI DESA WIRING TASI, KECAMATAN SUPPA, KABUPATEN PINRANG

  • Muhammad Nadir Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Muhammad Aras Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
Keywords: Bagan tancap, Lambalu, Hasil Tangkapan

Abstract

Penggunaan lampu LED (Light Emitting Diode) bawah air sebagai sumber cahaya pada bagan mempunyai keunggulan seperti intensitas cahaya yang terang namun memakai daya yang kecil. Desainnya dapat diatur agar cahaya dapat dipancarkan segala arah dengan tujuan menarik ikan dalam area yang luas baik horizontal maupun vertikal. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan melalui penerapan rekayasa lampu LED bawah laut “Lambalu” pada bagan tancap yang dilaksanakan di desa Wiring Tasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang pada Juli -September 2019 Metode yang digunakan berupa bimbingan teknis dan pelatihan pembuatan lampu LED bawah laut. Hasil tangkapan selama tiga bulan diperoleh rata-rata 23 kg per trip dengan komposisi: teri (59%), tembang (30%), dan pepetek (11%). Capaian yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya respon positif masyarakat khususnya nelayan bagan tancap untuk menggunakan “Lambalu”.

Published
2021-12-20