DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA: SEBUAH ANALISIS GENDER
Abstract
Dampak perubahan iklim berupa kekeringan, banjir dan serangan hama, telah mengancam ketahanan pangan, baik pada skala nasional maupun rumah tangga. Kaum perempuan cenderung menghadapi risiko lebih tinggi dan beban yang lebih besar dalam menghadapi dampak negatif tersebut terkait tanggungjawabnya terhadap ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran petani perempuan dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode survey rumah tangga, wawancara dengan key informan dan Focus Group Discussion (FGD). Jumlah sampel yang dipilih secara sengaja dalam penelitian ini sebanyak 60 petani perempuan di Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menyatakan bahwa petani perempuan menghadapi tantangan yang lebih berat dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga akibat dampak perubahan iklim. Hasil kajian ini juga menunjukkan bahwa petani perempuan merasakan terjadinya penurunan jumlah konsumsi rumah tangga akibat daya beli menurun. Selain itu, untuk mencukupi kebutuhan dapur rumah tangga dengan dana yang kurang, maka mereka terpaksa menyediakan makanan yang berbeda dengan nutrisi yang rendah. Untuk itu, dalam menghadapi dampak perubahan iklim, dibutuhkan program pemberdayaan perempuan sebagai upaya penguatan dan wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait iklim dan ketahanan pangan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.