KUALITAS SEMEN AYAM KAMPUNG PADA DURASI PRESERVASI YANG BERBEDA

  • Ummul Masir Agribisnis Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Aisyah Aisyah Agribisnis Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Subhan Effendi Agribisnis Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Abd Latief Toleng Laboratorium Reproduksi Ternak, Departemen Produksi, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Yusuf Laboratorium Reproduksi Ternak, Departemen Produksi, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
  • Sahiruddin Sahiruddin Laboratorium Reproduksi Ternak, Departemen Produksi, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
  • Masturi Masturi Laboratorium Reproduksi Ternak, Departemen Produksi, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Keywords: Ayam Kampung, Dimethyl sulfoxide (DMSO), Motilitas, Spermastozoa, Viabilitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Dimethyl sulfoxide (DMSO) 7% dalam mempertahankan kualitas spermatozoa yang dipreservasi dengan lama penyimpanan berbeda. Sampel semen dikoleksi dari dua ekor ayam kampung dewasa dilanjutkan pemeriksaan secara makroskopis dan mikroskopis. Semen dicampur pada tabung yang sama lalu diencerkan dengan ringer laktat + kuning telur (RLKT) ditambahkan DMSO sebanyak 7%. Semen disimpan pada suhu 5 °C selama 0, 2, 4, 6, dan 24 jam dengan parameter pengamatan meliputi motilitas dan viabilitas, masing-masing pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian didesain menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan diuji lanjut dengan uji duncan pada parameter pengamatan yang berbeda nyata (P<0,01). Hasil memperlihatkan. Pemanfaatan senyawa DMSO sebagai pengencer mampu mempertahankan motilitas spermatozoa yang dipreservasi suhu 50C hingga penyimpanan 0 jam, namun berada pada siaran yang layak untuk dikriopreservasi hingga penyimpanan 6 jam. Pada studi selanjutnya dibutuhkan pengembangan terkait penggunaan pengencer sebagai krioproktektan dan preservasi spermatozoa Ayam kampung dengan konsentrasi berbeda.

Published
2021-12-20