SIFAT ORGANOLEPTIK DAN NILAI SUSUT MASAK DAGING AYAM BROILER MENGGUNAKAN BEBERAPA JENIS PAKAN HERBAL

  • Khaeriyah Nur Dosen di Program Studi Agribisnis Peternakan,Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
  • Harifuddin Harifuddin Dosen di Program Studi Agribisnis Peternakan,Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
  • Mihrani Mihrani Dosen di Program Studi Agribisnis Peternakan,Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
Keywords: daging ayam broiler, kunyit, jahe, temulawak, organoleptik, susut masak

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat organoleptik dan nilai susut masak daging ayam broiler menggunakan beberapa jenis pakan herbal. Penelitian dilaksanakan di Jurusan Peternakan, Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Ulangan terdiri dari 8 ekor ayam. Susunan perlakuan yaitu P0 = Pemeliharaan menggunakan pakan basal dan air minum (kontrol); P1 = P0 + 2% Kunyit; P2 = P0 + 2% Jahe; P3 = P0 + 2% Temulawak. Pemeliharaan 96 ekor ayam broiler selama kurang lebih 30 hari, pakan dan minum diberikan secara ad libitum, dan tidak dilakukan vaksinasi. Pengambilan sampel secara acak sebanyak 24 ekor kemudian diproses menjadi karkas. Panelis sebanyak 10 orang agak terlatih (semi terlatih). Data hasil uji organoleptik dan uji susut masak dianalisis dengan uji ANOVA (analisis varians), dilajutkan uji LSD untuk beda nyata. Hasil analisis ragam uji organoleptik daging ayam broiler menunjukkan bahwa warna dan tekstur daging ayam broiler antar perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05); aroma, keempukan, dan tingkat kesukaan antar perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05); kesan jus antar perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05); dan terhadap pengujian nilai susut masak daging ayam broiler antar perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Secara umum, disimpulkan bahwa dari pengujian sifat organoleptik daging ayam broiler, terdapat perbedaan yang nyata pada kesan jus daging secara signifikan pada level 0,05 antar perlakuan P0 (kontrol) dengan semua perlakuan lainnya (P1, P2, dan P3) sementara tidak ada perbedaan nyata pada uji susut masak dan masuk kisaran normal yaitu 27,32% - 28,89%.

Published
2021-12-20