https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/issue/feed Journal Gallus Gallus 2024-12-10T13:00:38+00:00 Fitriani [email protected] Open Journal Systems <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Gallus Gallus (e-ISSN 2985-640X)</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November oleh Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, fokus pada hasil penelitian dan kajian bidang Peternakan. </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Objek penelitian yang meneliti hewan termasuk ternak sapi, kerbau, domba, babi, kuda, dan unggas serta tidak terbatas pada sistem produksi hewan, pemuliaan hewan dan genetika, fisiologis dan reproduksi hewan, teknologi nutrisi dan pakan ternak, teknologi produk hewan, bioteknologi hewan, perilaku dan kesejahteraan hewan, lingkungan hewan dan sosial ekonomi bidang peternakan.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p> <p>&nbsp;</p> https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/333 Kandungan Lemak Dan Kadar Garam Pada Telur Itik Asin Dengan Penambahan Tepung Kulit Buah Kecapi (Sandoricum Koetjape) 2024-11-29T13:37:54+00:00 Ahmad Rezal [email protected] Intan Dwi Novieta [email protected] Fitriani Fitriani [email protected] Munir Munir [email protected] Muhammad Jurhadi Kadir [email protected] <p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui penambahan tepung kulit kecapi terhadap kandungan lemak dan kadar garam telur itik asin dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. K0: Tanpa perlakuan kontrol 0%. K1: Tepung kulit kecapi <em>(Sandoricum koetjape)</em> 5 gram. K2: Tepung kulit kecapi <em>(Sandoricum koetjape)</em> 10 gram. K3: Tepung kulit kecapi <em>(Sandoricum koetjape)</em> 15 gram. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung kulit kecapi pada level yang berbeda berpengaruh&nbsp;sangat nyata (P&lt;0,01) terhadap kadar garam sedangkan pada kadar lemak berpengaruh nyata (P&lt;0,05). Rata-rata nilai kadar lemak K0 (1,63%), K1 (1,19%), K2 (0,98%), K3 (0,98%), dan nilai kadar lemak K0 (16,92%), K1 (17,02%) K2 (17,42%) dan K3 (18,93%). Adapun perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan K3 dengan penambahan tepung kulit kecapi sebanyak 15%&nbsp;&nbsp;</p> 2024-11-29T13:37:25+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/514 Analisis Pendapatan Usaha Dangke Dengan Perbedaan Konsentrasi Getah Pepaya Di Desa Cendana Kabupaten Enrekang 2024-11-30T10:16:49+00:00 Mihrani Mihrani [email protected] St. Hajrah [email protected] Khaeriyah Nur [email protected] Aisyah Aisyah [email protected] Aminata Sukriya [email protected] <p>Penelitian ini di laksanakan di Desa Cendana Kabupaten Enrekang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung dan menganalisis perbedaan jumlah pendapatan dari usaha dangke dari penggunaan konsentrasi getah pepaya yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang menggambarkan kondisi variabel penelitian yaitu besarnya pendapatan yang diperoleh pelaku usaha produksi dangke untuk mengetahui potensi usaha produksi dangke di Desa Cendana Kabupaten Enrekang. Adapun sampel yang di gunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 15 Orang Dengan Menggunakan Rumus <em>Purprosive sumpeling</em>. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Pendapatan produksi dangke yang menggunakan 15 liter susu sapi sebesar Rp 115.563 dan Rp 1.046.625. sedangkan produksi dangke yang menggunakan 20 liter susu sapi sebesar Rp 906.825 dan Rp 2.071.292. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan yang telah di lakukan maka dapat disimpulkan bahwa usaha produksi dangke yang memiliki perbedaan konsetrasi getah pepaya di Desa Cendana Kabupaten Enrekang memperoleh keuntungan.</p> 2024-11-30T10:16:48+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/515 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Kecamatan Wara Utara Kota Palopo Sulawesi Selatan 2024-11-30T13:47:35+00:00 Nurjannah Bando [email protected] Harifuddin Harifuddin [email protected] Miftahul Jannah [email protected] <p>Kebutuhan pokok yaitu daging sapi yang sangat bermanfaat karena banyak mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh manusia.&nbsp; Permintaan daging sapi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan hal ini karena semakin bertambahnya jumlah penduduk serta kesadaran terhadap kebutuhan gizi protein hewani. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan : (1) Menganalisa faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap permintaan daging sapi di Kecamatan Wara Utara Kota Palopo terhadap konsumen. (2) Mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan daging sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan kulaitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda, uji T dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan analisis regresi linear berganda yang di dapatkan yakni&nbsp; Y = 6.339– 1.117 X1 – 0,360 X2 – 0,186 X3 sehingga dapat di interpretasikan. Jenis harga daging sapi (X1) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y, dengan nilai koefisien regresi sebesar 1.117, dan nilai signifikan (0,010&lt;0,05). faktor-faktor terhadap permintaan daging sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2024 yang berlokasi di Kecamatan Wara Utara kota palopo. Jumlah tanggungan (X2) mempenyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y dengan nilai koefisien 0,360&nbsp; dan nilai signifikan (0,000&lt;0,05)&nbsp;. Pendapatan (X3) mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Y, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,186 , dan nilai signifikan (0,010&lt;0,05). Pada pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F atau simultan ketiga variabel dependen. Hal ini ditunujukkan dengan nilai signifikan (0,000&lt;0,05). Dan nilai Adjusted R Square 0,564 yang artinya variabel independen memiliki pengaruh yang kuat terhadap variabel dependen.</p> 2024-11-30T13:47:35+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/512 Evaluasi dan Profil Utilisasi Nutrient In Vitro beberapa Rumput Lapangan di Indonesia 2024-11-30T14:02:30+00:00 Nevyani Asikin [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi dan profil utilisasi nutrisi <em>in vitro</em> pada tiga spesies rumput lapangan tropis di Indonesia. Sampel rumput lapangan diperoleh dari kebun rumput kawasan Boddie, Pangkep. Peubah yang diamati adalah kandungan nutrient Gula dan Pati, profil in vitro kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organic, dan kandungan Amonia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Ada tiga perlakuan yang diuji dalam penelitian ini, yakni <em>Panicum maximum cv Jac</em> (T1)<em>, Setaria sphacelata</em> (T2), dan <em>Digitaria decumbens</em> (T3)<em>.</em>Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah kecernaan bahan kering (DMDi), kecernaan bahan organik (OMDi), dan produksi gas metan. Data diuji menggunakan analisis varians (ANOVA), jika ada perbedaan nyata yang dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil Penelitian menunjukkkan bahwa Rumput Benggala (<em>Panicum maximum cv Jac)</em> mengandung kandungan Pati tertinggi &nbsp;(28.21%), Kecernaan bahan kering 59.64% (P&lt;0.05) dan merupakan rumput lapang potensial untuk dikembangkan berdasarkan kandungan Pati dan profil <em>in vitro</em> yang lebih tinggi.</p> 2024-11-30T14:02:30+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/516 Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Penjualan Karkas Ayam Broiler di Pasar Sentral Pangkajene Kabupaten Pangkep 2024-11-30T14:14:47+00:00 Anita Sari [email protected] Harifuddin Harifuddin [email protected] Nova Mutia Sari [email protected] <p>Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis karakteristik konsumen dan karakteristik produk karkas ayam broiler pada Pasar Sentral Pangkajene Kabupaten Pangkep serta untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap karkas ayam broiler pada Pasar Sentral Pangkajene Kabupaten Pangkep. Konsumen dalam pembelian karkas ayan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, karakteristik masing-masing konsumen yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Tingkat kepuasan konsumen diteliti untuk mengetahui kepuasan maupun ketidakpuasan yang diterima konsumen setelah melakukan pembelian karkas ayam broiler. Alat mengukur kepuasan konsumen adalah metode <em>Importance Performance Analysis </em>(IPA) dan <em>Customer Satisfaction Index </em>(CSI) karena merupakan integrasi metode pendekatan analisis strategi peningkatan kepuasan. Selanjutnya melihat strategi pemasaran yang dilakukan dengan cara pengamatan. Strategi yang dimaksud adalah strategi pemasaran yang digunakan meliputi : strategi produk, harga, tempat, promosi, orang, lingkungan fisik, proses. Tingkat Kepuasan Konsumen karkas ayam broiler pada Pasar Sentral Pangkajene berdasarkan <em>Important Performance Analysis </em>(IPA) memperlihatkan prioritas utama adalah atribut tekstur pada karkas ayam broiler dan ketersediaan karkas ayam broiler. Berdasarkan indeks kepuasan konsumen karkas ayam broiler pada Pasar Sentral Pangkajene semua atribut dikatakan puas berdasarkan Customer Satisfaction Indekx (CSI) yang diperoleh adalah 1,00 atau 99,68%. Perbaikan atribut yang diperoleh melalui IPA diharapkan dapat meningkatkan nilai CSI hingga 100%.</p> 2024-11-30T14:14:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/507 PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN MURBEI (MORUS ALBA) PADA PAKAN AYAM BROILER (GALLUS-GALLUS DOMESTICUS) TERHADAP EFESIENSI DAN KONVERSI PAKAN 2024-11-30T14:36:21+00:00 adinda nadila sari [email protected] Munir Munir [email protected] Intan Dwi Novieta [email protected] <p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh pakan alternatif dan mengetahui tingkat konversi dan efisiensi pakan yang diberi tambahan tepung murbei dengan level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkp (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Sehingga terdapat 12 unit pengamatan dan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam. Jadi total pengamtan 60 ekor ayam broiler. Adapun perlakuan yang diterapkan yaitu P0 : Tanpa perlakuan/control, P1 : Pakan ternak ayam + 1% tepung daun murbei, P2 : Pakan ternak ayam + 3% tepung daun murbei dan P3 : Pakan ternak ayam + 5% tepung daun murbei. hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan tepung daun murbei (<em>Morus alba </em>L.) dengan level yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P&lt;0,01) terhadap konversi pakan ayam broiler. data yang diperoleh konversi pakan broiler dengan nilai terendah P2 rata-rata (1,83) dan untuk nilai tertinggi P3 dengan rata-rata (2,06). Perlakuan dengan penambahan tepung daun murbei (<em>Morus alba </em>L.) dengan level yang berbeda, berpengaruh sangat nyata (P&lt;0,01) terhadap efisiensi pakan ayam broiler. Berdasarkan data yang diperoleh efisiensi pakan broiler dengan nilai tertinggi P2 rata-rata (54,78%) dan untuk nilai terendah P3 dengan rata-rata (48,62%).</p> 2024-11-30T14:36:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/513 PERTAMBAHAN BERAT BADAN SAPI BRAHMAN CROSS YANG DIPELIHARA SECARA INTENSIF PADA MUSIM YANG BERBEDA 2024-11-30T14:51:14+00:00 Dhian Ramadhanty [email protected] <p style="font-weight: 400;">Pertumbuhan merupakan salah satu performans yang digunakan sebagai petunjuk keberhasilan pemeliharaan sapi potong yang dipengaruhi oleh berbagai aspek antara lain adalah perubahan musim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musim terhadap pertambahan berat badan sapi Brahman Cross yang dipelihara secara intensif. Materi yang digunakan adalah sapi Brahman Cross umur 4-8 bulan dengan jumlah 51 ekor pada musim hujan dan 37 ekor pada musim kemarau. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari catatan atau recording dan informasi musim diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Parameter yang diamati adalah berat awal penggemukan, berat akhir penggemukan, dan pertambahan berat badan harian sapi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji banding, yaitu uji t-test independent sample.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan berat awal yang diperoleh sebesar 83,78±19,54 kg pada musim kemarau dan 90,19±30,59 kg pada musim hujan. Berat akhir yang diperoleh sebesar 234,05±48,25 kg pada musim kemarau dan 165,11±33,80 kg pada musim hujan. Pertambahan berat badan harian (PBBH) yang diperoleh sebesar 0,55±0,13 kg pada musim kemarau dan 0,45±0,10 kg pada musim hujan. Secara statistik musim berpengaruh sangat nyata terhadap berat akhir dan pertambahan berat badan harian sapi Brahman Cross (P&lt;0,01) dimana berat akhir dan PBBH tertinggi diperoleh pada musim kemarau. Dapat disimpulkan bahwa Musim memberikan pengaruh terhadap pertambahan berat badan sapi Brahman Cross dan pada musim kemarau menunjukkan PBBH yang lebih tinggi dibandingkan sapi yang dipelihara pada musim hujan.</p> 2024-11-30T14:51:13+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/519 An Analysis of Chicken Farm Wastewater Quality in Pangkajene Kepulauan Regency 2024-12-10T12:01:51+00:00 Hildayani Hildayani [email protected] <p><em>Wastewater from chicken farms can </em><em>cause</em><em> a major risk to environmental pollution. Waste management needs</em> <em>to be carried out in chicken farming facilities because it ensures environmental protection, human health, and the quality of life of workers and communities living near chicken farming facilities. This study was conducted to analyze the quality of chicken farm wastewater discharge, namely broiler chicken breeding on farms based on chemical parameters, in addition it also aims to determine the characteristics of chicken farm wastewater. Wastewater samples were taken from the inlet and outlet of the Waste Treatment Plant (IPAL) at one of the chicken farms in Pangkep Regency. These samples were then taken to the laboratory to test the characteristics of the wastewater. Analysis of the quality of chicken farm wastewater, namely broiler chicken breeding in Pangkep Regency, was carried out using the Regulation of the Minister of Environment Number 5 of 2014 on Wastewater Quality Standards. The results of laboratory tests showed that the characteristics of chicken farm wastewater were Temperature 30.6˚; pH 7.24; Dissolved Solids (TDS) 665.9 mg/L; Suspended Solids (TSS) 48 mg/L; Chemical Oxygen Demand (COD) 277.81 mg/L and Biological Oxygen Demand (BOD) 101.32 mg/L; Nitrite 0.017 mg/L; Nitrate 4.79 mg/L. In addition, there was a significant decrease in value after wastewater treatment at the IPAL so that the value of each parameter could meet the established quality standards.</em></p> 2024-12-10T12:01:51+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polipangkep.ac.id/index.php/gallusgallus/article/view/517 POTENSI DAN USAHA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADANG PENGEMBALAAN ALAM 2024-12-10T13:00:38+00:00 Fitrah Ardyaningsih Rajab [email protected] <p>Padang pengembalaan alam menjadi salah satu pemasok utama hijauan pada daerah kering utamanya Indonesia bagian timur. Sistem pemeliharaan semi ekstensif yaitu pada pagi hingga sore hari ternak sapi atau kambing akan digembalakan dan dikandangkan pada malam hari. Padang pengembalaan terus mengalami penurunan yang cukup drastis dari tahun ketahun yang bahkan pernah mencapai 37% per tahunnya. Penurunan tersebut tentunya sangat menghawatirkan karena padang pengembalaan alam mengambil peran penting dalam sistem pengembalaan tradisonal khususnya ternak sapi dan kambing. Peningkatan&nbsp; produktivitas&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; ternak&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; berkaitan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; erat&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; dengan&nbsp; ketersediaan&nbsp; pakan&nbsp; yang&nbsp; berkesinambungan&nbsp; baik&nbsp; jumlah&nbsp;&nbsp; maupun&nbsp;&nbsp; mutu.&nbsp;&nbsp; Produksi&nbsp;&nbsp; hijauan&nbsp;&nbsp; dan komposisi&nbsp;&nbsp; botani&nbsp;&nbsp; selama&nbsp;&nbsp; semusim&nbsp;&nbsp; tidak&nbsp;&nbsp; tetap&nbsp; tetapi mengalami perubahan - perubahan antara lain disebabkan&nbsp; karena&nbsp; frekuensi&nbsp; defoliasi,&nbsp; pengaruh musim, kesuburan tanah. Menyeimbangkan faktor-faktor ini adalah kunci untuk mempertahankan sistem penggembalaan yang produktif</p> 2024-12-10T13:00:38+00:00 ##submission.copyrightStatement##
nego77