PEMBERIAN PAKAN PADA PEMBESARAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SISTEM BIOFLOK DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR (BPBAT) TATELU MANADO SULAWESI UTARA
Abstract
Tujuan penulisan tugas akhir di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu yaitu untuk mengetahui dosis dan frekuensi pemberian pakan pada pembesaran ikan nila (oreochtomis niloticus) dengan sistem bioflok dan mengetahui jenis pakan apa yang di gunakan dalam pembesaran ikan nila (oreochtomis niloticus) dengan sistem bioflok. adapun jenis data yang di gunakan dalam penulisan tugas akhir ini yaitu jenis data kuantitatif, dan adapun sumber data yang di peroleh dari data primer dan data sekunder, serta metode pengumpulan data yang di gunakan yaitu dalam penulisan tugas akhir ini yaitu observasi, studi pustaka, dan pasrtisipasi aktif. pemeliharaan pada hari pertama sampai hari 20 dosis pakan yang di berikan perharinya yaitu 300 gr dan hari ke 20-40 dengan dosis sebanyak 1,1 kg dan hari ke 40-60 dengan dosis pakan sebanyak 2,2 kg dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 2x per hari yaitu pagi dan sore hari, dengan FCR 1,1 dengan arti FCR 1,1 yaitu 1 kg pakan dapat menghasilkan 1 kg daging. dalam kegiatan pembesaran ikan nila sistem bioflok di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu adapun jenis pakan yang digunakan yaitu pakan apung ukuran –3. dengan kandungan nutrisi pakan protein 31%, lemak 5%, serat max 5%, kadar abu max 13% kadar air max 12%.
References
Andriani, Y., 2018. “Budidaya Ikan Nila”. Group Penerbitan CV. Budi Utama.Yogyakarta.
Anonim, 2019. Panduan Lengkap Budidaya Ikan Nila. https://alamtani.com/budidaya-ikan-nila/. Diakses pada tanggal 20 Juni 2019.
Anonim, 2017. Pembesaran 6 Ikan Konsumsi di Pekarangan. https:// Diakses pada tanggal 10 Juli 2019.
Anonim. 2018. Pengelolaan Kolam Budidaya Ikan. http://penyuluhankelautanperikanan.blogspot.com/2014/01/pengelolaankolam-budidaya-ikan.html. Diakses pada tanggal 20 Juni 2019.
Anonim, 2017. Panduan Lengkap Budidaya Ikan Nila. https://alamtani.com/budidaya-ikan-nila/. Diakses pada tanggal 20 Juni 2019.
Anonim. 2018. Pengertian Food Convertion Ratio Beserta Rumus Menghitung FCR. https://www.semuaikan.com/pengertian-food-convertion-ratio-fcr-besertarumus-menghitung-nila-fcr/. Diakses pada tanggal 3 Juli 2019.
Asiz, A. 2019. “Manajemen Pemberian Pakan Pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Di Balai Benih Ikan (BBI) Ompo Kec. Lalabata Kab. Soppeng Sulawesi Selatan”. Tugas akhir. Jurusan Pembesaran Perikanan. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Pangkep.
Effendi, H. 1997.Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Kanisisus. Yogyakarta. Diakses pada tanggal 21 Juni 2019.
Haliman dan adijaya (2005) dalam Asiz, 2019. “Manajemen Pemberian Pakan Pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Di Balai Benih Ikan (BBI) Ompo Kec. Lalabata Kab. Soppeng Sulawesi Selatan”. Tugas akhir. Jurusan Pembesaran Perikanan. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Pangkep.
Kementrian Kelautan dan Perikanan., 2018. “Produktivitas Perikanan Indonesia”. Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta. https://kkp.go.id/wpcontent/uploads/2018/01/KKP-Dirjen-PDSPKP-FMB-Kominfo-19-Januari-2018.pdf (Diakses pada 04 Juni 2021).
Kementrian Kelautan dan Perikanan., 2019. “Pembudidaya Rasakan Manfaat Yang Berlipat Dari Pembesaran Nila Sistem Bioflok”. Kementerian Kelautan dan Perikanan.https://kkp.go.id/djpb/artikel/10905-pemPembesaran-rasakan-manfaat-yang-berlipat-dari-Pembesaran-nila-sistem-bioflok (Diakses pada 04 Juni 2021).
Windriani, U., 2017. “Budidaya ikan lele sistem bioflok” Penerbitan Direktorat Produksi dan Usaha Pembesaran. Jakarta